Dorong SDM Unggul, Pemkab Kaur Perluas Kerja Sama Kampus, ASN Digenjot Lanjut Pascasarjana
BINTUHAN, Kominfo– Pemerintah Kabupaten Kaur terus mengakselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret ditunjukkan lewat audiensi sekaligus sosialisasi Program Magister Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) yang dibuka langsung Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, Selasa (5/5/2026), di aula lantai dua Setda Kaur.
Kegiatan bertema “Pendampingan Peningkatan Mutu Pendidikan SDM dalam Menyiapkan Generasi Emas 2045” ini dihadiri Wakil Dekan I FKIP UMB Dr. Tomi Hidayat, M.Pd beserta rombongan, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. Herwan, M.Si, Kepala BKD-PSDM Sastriana, SSTP, M.Si, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Miri Yuniarti, M.Pd, Sekretaris Badan Kesbangpol Lenny Sufriati, MM, serta para kepala sekolah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM, khususnya tenaga pendidik, merupakan kunci utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dunia akademik melalui kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan.
Ia menjelaskan, kegiatan audiensi dan sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Kaur dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu beberapa waktu lalu. Kerja sama ini membuka peluang bagi ASN dan tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, khususnya pada bidang ilmu pendidikan dan manajemen.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada ASN dan tenaga pendidik untuk meningkatkan kompetensi, kapasitas, serta kualitas keilmuan secara legal demi kemajuan peserta didik di Kabupaten Kaur” ujarnya.
Wabup berharap sosialisasi ini mampu mendorong minat ASN dan tenaga pendidik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap semakin banyak ASN dan tenaga pendidik yang melanjutkan pendidikan, sehingga kualitas SDM di Kabupaten Kaur terus meningkat dan mampu bersaing” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa di era kepemimpinan Bupati Gusril Pausi, S.Sos, MAP bersama dirinya, Pemkab Kaur secara aktif membangun jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Selain UMB, kerja sama juga dilakukan dengan Universitas Bengkulu, Universitas Indonesia, Universitas Amikom Yogyakarta, hingga Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pembangunan berbasis pengetahuan.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan peran strategis perguruan tinggi di Bumi Sease Seijean, melalui implementasi tridarma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik” tegasnya.
Ia menambahkan, untuk pendidikan jenjang pascasarjana, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus dengan mendorong akses pendidikan yang lebih mudah dan relevan bagi ASN serta tenaga pendidik, agar mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP UMB Dr. Tomi Hidayat, M.Pd menyampaikan bahwa Program Pascasarjana FKIP UMB menawarkan berbagai kemudahan bagi calon mahasiswa, khususnya ASN dan tenaga pendidik.
Ia menjelaskan, kemudahan tersebut meliputi skema pembiayaan yang relatif terjangkau, ketersediaan program beasiswa, termasuk beasiswa pengkaderan Muhammadiyah dengan potongan biaya hingga 50 persen selama dua semester, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
“Program Pascasarjana FKIP UMB dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi para tenaga pendidik dan ASN, baik dari sisi pembiayaan maupun sistem perkuliahan, sehingga mereka tetap dapat meningkatkan kompetensi tanpa mengganggu tugas utama” ujarnya.
Ia berharap, berbagai kemudahan tersebut dapat menjadi daya tarik bagi para tenaga pendidik di Kabupaten Kaur untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
“Kami berharap semakin banyak tenaga pendidik yang melanjutkan studi, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di daerah” tambahnya. (top)
17.jpg)



1.png)

Facebook Comments