Lirik Potensi Perikanan Budidaya, Balai Benih Ikan Nasal Diinspeksi

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kaur saat di BBI Nasal (Foto IST/ Adc Wabup)


NASAL, Kominfo – Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I melakukan inspeksi ke Balai Benih Ikan (BBI) Nasal yang berada di Desa Suku Tiga, Kecamatan Nasal, Senin (14/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis sebagai langkah untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana, sekaligus mengoptimalkan kembali potensi perikanan air tawar di daerah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Wakil Bupati meninjau sejumlah fasilitas mulai dari kolam pembenihan, sistem pengairan, hingga kesiapan produksi benih ikan yang ada di BBI Nasal.

Wabup Abdul Hamid mengungkapkan bahwa kunjungannya bertujuan memastikan fasilitas yang ada dapat dimaksimalkan kembali agar mampu mendukung pengembangan budidaya perikanan air tawar.

“BBI Nasal ini memiliki potensi yang cukup besar. Ke depan akan kita optimalkan kembali agar dapat menjadi salah satu pendukung utama budidaya perikanan air tawar, baik yang dilakukan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat” ujarnya.

Namun demikian, dari hasil inspeksi ditemukan sejumlah kendala yang menyebabkan fungsi BBI belum berjalan maksimal, terutama terkait persoalan pengairan.

“Dari hasil inspeksi, kita menemukan beberapa kendala, khususnya masalah pengairan yang membuat keberadaan BBI ini belum maksimal. Ini menjadi perhatian serius, karena Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP bersama dirinya  ingin potensi BBI Nasal ini benar-benar bisa dimaksimalkan sebagai penopang perikanan budidaya” jelasnya.

Untuk itu, Wabup menegaskan pihaknya akan segera melakukan langkah kongkret dengan melibatkan OPD terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Ini kita sengaja melibatkan Dinas PUPR agar bisa memetakan bagian mana saja yang perlu dilakukan revitalisasi, terutama yang berkaitan dengan sarana dan prasarana pendukung di BBI Nasal,” tambahnya.

Ia juga meminta dukungan dari berbagai pihak agar pengembangan BBI Nasal dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Ke depan kita berharap BBI Nasal ini bisa menjadi sentra perikanan budidaya yang mampu menyuplai kebutuhan ikan air tawar masyarakat, sekaligus menyediakan bibit ikan untuk dibudidayakan oleh masyarakat” pungkasnya.

Wabup optimis, dengan revitalisasi dan pengelolaan yang maksimal, Balai Benih Ikan Nasal dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah melalui sektor perikanan air tawar. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.