
Keterangan Gambar : Foto bersama usai pelaksanaan Upacara Peringatan HUT Ke- 25 Gerakan Pramuka 0706
Hari Pramuka ke-65, Abdul Hamid Tegaskan Gerakan Pramuka Kaur Terus Diperkuat
BENGKULU, Kominfo– Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) 07 Bengkulu menjadi momentum istimewa bagi Gerakan Pramuka Kabupaten Kaur. Sejumlah tokoh dan penggerak Pramuka asal Kaur menerima penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarda Bengkulu yang digelar di halaman Balai Semarak Kota Bengkulu, Jumat (28/8/2026).
Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, yang juga Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur, hadir dalam upacara tersebut didampingi Ketua Harian Kwarcab 0706 Kaur, Yeye Hendri, M.Pd.
Dalam upacara tersebut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, Raden Ahmad Denni, S.H., M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Dalam amanatnya, Raden Ahmad Denni membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn.) Drs. Budi Waseso, pada peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.
Budi Waseso menyampaikan bahwa 65 tahun perjalanan Gerakan Pramuka merupakan perjalanan panjang yang dipenuhi pengabdian, karya, keteladanan dan dedikasi dalam membentuk generasi muda Indonesia yang beriman, bertakwa, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab serta memiliki rasa cinta tanah air.
Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, menurutnya, telah terbukti menjadi pedoman dalam membentuk pribadi yang tangguh menghadapi berbagai perubahan zaman.
Karena itu, Hari Pramuka tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas yang maju, berdaulat, bermartabat dan sejahtera.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Tema tersebut menjadi bentuk komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah Republik Indonesia mengenai swasembada pangan, energi dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan serta kemandirian nasional.
Dalam amanatnya, Budi Waseso menekankan bahwa swasembada pangan bukan semata persoalan tanam-menanam. Di dalamnya terdapat pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya dan kesiapan generasi muda untuk ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya.
Melalui pendidikan kepramukaan, generasi muda didorong memiliki rasa cinta terhadap pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan, sekaligus peduli terhadap lingkungan, mampu memanfaatkan teknologi tepat guna serta memiliki semangat kewirausahaan.
Proses pendidikan kepramukaan juga diharapkan berkembang dari sekadar learning by doing menjadi learning, creating, and solving, yakni belajar, mencipta dan menyelesaikan persoalan nyata.
Gerakan Pramuka juga dituntut mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat, termasuk perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, dinamika geopolitik, ketahanan pangan dan energi serta perubahan dunia kerja.
Di sisi lain, generasi muda juga menghadapi berbagai persoalan sosial seperti penyalahgunaan narkotika, perundungan, kekerasan, penyebaran hoaks, perjudian daring dan menurunnya kepedulian sosial.
Karena itu, nilai Tri Satya dan Dasa Darma tetap menjadi landasan penting agar kemajuan teknologi berjalan seiring dengan penguatan karakter.
Usai mengikuti upacara, Abdul Hamid menyampaikan rasa syukur karena jajaran Kwarcab 0706 Kaur dapat hadir dan turut menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka tingkat Provinsi Bengkulu.
Lebih dari itu, ia mengapresiasi sejumlah tokoh dan penggerak Pramuka Kaur yang mendapatkan penghargaan atas pengabdian mereka.
“Alhamdulillah, kami dari Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 07-06 Kabupaten Kaur hari ini dapat membersamai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pramuka di Kwartir Daerah Provinsi Bengkulu” kata Abdul Hamid.
Salah satu penerima penghargaan yakni Yeye Hendri, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka 0706 Kaur, yang menerima Lencana Melati.
Kemudian senior Gerakan Pramuka Kaur, Bukhari, menerima Lencana Dharma Bakti.
Selain itu, sejumlah penggerak kegiatan kepramukaan di Kabupaten Kaur juga menerima penghargaan Pancawarsa, mulai dari Pancawarsa I, II, III hingga IV.
Abdul Hamid menilai penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para pembina dan penggerak Pramuka yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun serta mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kaur.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para pembina serta penggerak Pramuka yang selama ini telah berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kaur” ujarnya.
Abdul Hamid menegaskan, penghargaan yang diterima para penggerak Pramuka Kaur harus menjadi motivasi untuk semakin memperkuat kegiatan kepramukaan di daerah.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda, terutama melalui pembinaan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepemimpinan dan semangat pengabdian.
“Artinya, kegiatan kepramukaan di Kabupaten Kaur memang akan terus kita hidupkan dan kita perkuat. Terlebih, Pramuka telah menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah” tegasnya.
Ia berharap jajaran Kwarcab 0706 Kaur dapat terus bergerak dan menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
“Setelah kembali ke Kaur, mudah-mudahan kami dapat terus berbuat dan memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan kegiatan kepramukaan, sehingga Gerakan Pramuka semakin aktif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki semangat pengabdian,” pungkas Abdul Hamid.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya bertugas membentuk generasi muda yang terampil, tetapi juga menyiapkan calon pemimpin masa depan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta memiliki semangat pengabdian untuk Indonesia. (top)



1.png)

Facebook Comments