Ungkapan Duka Cita, Pemkab Kaur Sambangi Kediaman Korban Tenggelam di Sungai Air Manjau

Keterangan Gambar : Wabup saat menyerahkan santunan (Foto IST/ ADC Wabup)


TETAP, Kominfo- Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I didampingi Ketua Baznas Kaur M. JAlil, S.Pd. Ing, Kepala BPBD Mul Junias, ST. serta Kabag Kesra Setda Kaur Renra Agung, SST, MPSSp menyambangi kediaman Zailan (54), warga Desa Sukaraja Kecamatan Tetap yang meninggal dunia akibat tenggelam di sungai  Air Manjau,  Kunjungan tersebut dilakuka sebagai bentuk ungkapan duka cita dan kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warga tersebut.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh adik korban, Eva Susanti, beserta keluarga besar almarhum  pada Selasa, (19/5/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 sekira pukul 17.40 WIB. Saat itu korban baru pulang dari memancing di laut dan hendak kembali ke rumah dengan menyeberangi aliran Air Manjau yang berada di Desa Sukaraja, Kecamatan Tetap, Kabupaten Kaur.

Menurut keterangan saksi, korban ditemukan sudah tenggelam dan tersangkut di pohon kayu yang berada di pinggir aliran sungai. Melihat kejadian tersebut, saksi langsung berupaya menyelamatkan korban. Namun saat dievakuasi, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri.

Saksi kemudian menghubungi masyarakat setempat untuk membawa korban ke RSUD Kaur guna mendapatkan penanganan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke kediamannya di Desa Sukaraja untuk disemayamkan.

Diketahui, Zailan merupakan korban kedua yang meninggal dunia di kawasan Sungai Air Manjau. Sebelumnya, seorang siswa SMP juga dilaporkan menjadi korban tenggelam di lokasi yang sama.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang terjadi serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kaur kami turut berduka cita atas musibah ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan” ujar Abdul Hamid.

Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga karena baru dapat berkunjung ke rumah duka. Ia mengaku selain disibukkan dengan agenda pemerintahan, dirinya juga baru saja mengalami musibah.

“Kami mohon maaf baru bisa hadir dan bersilaturahmi ke rumah duka hari ini. Selain ada beberapa agenda yang harus diselesaikan, kami juga baru mendapat musibah. Namun hal itu tidak mengurangi rasa duka kami atas kepergian almarhum” ungkapnya.

Ia juga mengaku diperintahkan langsung oleh Bupati Kaur untuk menyampaikan ungkapan duka cita kepada keluarga almarhum serta memastikan pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Selain itu, Wakil Bupati meminta kepada keluarga korban untuk bersabar dan ikhlas menghadapi cobaan tersebut.

“Kami berharap keluarga diberikan kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan” tambahnya.

Terkait kondisi Sungai Air Manjau, Abdul Hamid mengaku Pemerintah Kabupaten Kaur bersama OPD terkait, di antaranya BPBD dan Dinas PUPR, akan segera mengambil langkah konkret guna mengantisipasi kejadian serupa kembali terjadi.

Menurutnya, aliran Sungai Air Manjau yang seharusnya hanya melintasi satu desa kini mengarah hingga ke empat desa lantaran muara sungai tidak dapat menembus laut. Kondisi tersebut menyebabkan aliran sungai menjadi semakin luas dan dinilai membahayakan masyarakat.

“Walaupun kondisi air terlihat tenang, namun sebenarnya sangat berbahaya. Karena itu pemerintah daerah bersama BPBD dan Dinas PUPR akan segera mengambil langkah penanganan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi” tegasnya.

“Kami akan berdiskusi terlebih dahulu dengan OPD teknis terkait langkah apa yang akan diambil, mengingat sudah ada dua korban jiwa dari aliran Sungai Air Manjau ini. Kami akan mengambil langkah agar aliran air sungai tetap bisa tembus ke laut dan tidak lagi melewati kawasan desa,” sambungnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan segera menggelar rapat bersama OPD terkait sekaligus melakukan peninjauan langsung ke lokasi aliran Sungai Air Manjau.

“Besok kita akan rapat dengan pihak Pemkab dan langsung melaksanakan peninjauan aliran Sungai Air Manjau agar mengetahui langkah apa yang akan dilaksanakan supaya aliran sungai ini langsung tembus ke laut. Sebelumnya memang sudah dilakukan pembukaan alur, namun karena menggunakan peralatan seadanya sehingga aliran air belum maksimal,” jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Camat Tetap Detta Sidarta, SIP mengaku pasca kejadian tenggelamnya seorang siswa SMP di aliran Sungai Air Manjau beberapa waktu lalu, pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan kepala desa di wilayah yang dilintasi aliran sungai tersebut.

Koordinasi dilakukan guna menggerakkan petugas Linmas agar rutin melakukan patroli dan pemantauan di kawasan sungai demi mengantisipasi kejadian serupa kembali terjadi.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa agar Linmas rutin melakukan patroli dan memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, untuk tidak bermain maupun beraktivitas di sekitar aliran sungai yang dinilai berbahaya” ujar Detta.

Namun, saat kejadian yang menimpa Zailan terjadi, petugas Linmas diketahui sudah selesai melakukan patroli karena waktu kejadian sudah memasuki sore hari.

Terkait pemasangan rambu-rambu larangan maupun tanda peringatan di sekitar aliran Sungai Air Manjau, Detta mengaku hingga saat ini pihaknya memang belum memasangnya.

“Kedepan pemasangan rambu peringatan tentu akan menjadi perhatian kami bersama pemerintah desa dan pihak terkait lainnya guna mengurangi risiko terjadinya musibah serupa” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyerahkan santunan berupa uang tunai dari Baznas Kabupaten Kaur yang diterima langsung oleh adik korban, Eva Susanti, sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang sedang berduka. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.