Operasi Ketupat Nala 2026 Dimulai, Polres Kaur Siagakan 121 Personel dan 3 Pos Pengamanan Lebaran

Keterangan Gambar : Kapolres Kaur bersama Wakil Bupati Kaur saat menjadi pimpinan Apel Gelar pasukan Ops Ketupat Nala 2026


BINTUHAN, Kominfo- Polres Kaur Polda Bengkulu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Nala 2026 dalam rangka kesiapan pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis sore (12/3/2026) di Lapangan Satya Ha Prabu Polres Kaur.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, SIK, M.Tr. Opsla bersama Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kaur membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen bersama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan pengamanan Hari Raya Idulfitri.

“Apel ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka mengamankan pelaksanaan mudik serta perayaan Hari Raya Idulfitri agar berjalan aman, tertib, dan lancar” ujar Wakil Bupati saat membacakan amanat Kapolri.

Ia juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.

Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, serta fasilitas publik lainnya yang diperkirakan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.

Selain itu, personel yang terlibat juga akan meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga potensi konflik antar kelompok masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Kaur AKBP Alam Bawono, SIK, M.Tr. Opsla mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan Operasi Kepolisian dengan sandi Ketupat Nala 2026, pihaknya menyiapkan tiga pos pengamanan di sejumlah titik strategis.

Ketiga pos tersebut yakni Pos Terpadu di Bintuhan Kecamatan Kaur Selatan, Pos Pengamanan di kawasan wisata Pantai Laguna Kecamatan Nasal, serta Pos Pelayanan di Pantai Linau Kecamatan Maje.

“Untuk personel yang bertugas ada 121 orang, terdiri dari 85 personel Polri, 12 personel TNI, dan 24 personel dari instansi terkait yang akan bertugas di Posko Terpadu Bintuhan yang dilengkapitujuh CCTV, Pos Pengamanan Pantai Laguna, serta Pos Pelayanan Pantai Linau” jelas Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pihak Polairud akan disiagakan di sejumlah kawasan wisata pantai yang diprediksi ramai dikunjungi masyarakat selama libur Idulfitri, terutama di lokasi yang kerap dijadikan tempat berenang oleh wisatawan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah meminta kepada pengelola objek wisata untuk memasang rambu-rambu peringatan di lokasi yang berbahaya atau area yang dilarang untuk berenang.

“Polairud akan standby di lokasi wisata yang diprediksi ramai pengunjung. Kami juga sudah meminta pengelola wisata untuk memasang rambu-rambu peringatan di titik-titik yang dilarang untuk berenang guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan” ujarnya.

Selain itu, Polres Kaur juga menyiapkan ambulans yang akan selalu bergerak secara mobile di sepanjang jalur wilayah Kaur Selatan hingga Nasal guna mengantisipasi kondisi darurat yang mungkin terjadi selama arus mudik dan libur Lebaran.

“Selain itu kita juga menyiapkan ambulans yang akan mobile dari wilayah Kaur Selatan sampai ke Nasal untuk mengantisipasi kondisi darurat” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan mudik untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Ia meminta masyarakat memeriksa kembali pintu dan jendela rumah agar benar-benar terkunci.

Selain itu, bagi masyarakat yang ingin meninggalkan kendaraan dalam waktu lama, Kapolres mempersilakan untuk menitipkannya di kantor polisi terdekat.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan rumah sudah terkunci dengan baik. Apabila ingin meninggalkan kendaraan, bisa dititipkan di Polsek terdekat. Personel kami juga akan rutin melakukan patroli untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman” katanya.

Mantan Kabagbinopsnal Ditpamobvit Polda Kalimantan Selatan itu juga mengingatkan para pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara apabila dalam kondisi lelah atau mengantuk.

Ia menyarankan agar para pengendara dapat memanfaatkan pos-pos yang telah disiapkan oleh jajaran Polres Kaur untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kami mengimbau kepada para pemudik, jika merasa lelah atau mengantuk saat berkendara, silakan beristirahat di pos-pos yang telah disiapkan oleh jajaran Polres Kaur” ujarnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang saat bepergian, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata, karena hal tersebut berisiko tinggi terhadap keselamatan.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang, baik untuk bersilaturahmi maupun berwisata, demi keselamatan bersama” pungkasnya. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.