16.jpg)
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kaur sata menyerahkan santunan korban tenggelam (Foto IST/ ADC Wabup)
Siswa SMP Meninggal Tenggelam di Air Manjau, Pemkab Kaur Sambangi Rumah Duka
TETAP, Kominfo– Peristiwa tragis menimpa seorang remaja di Kabupaten Kaur. Fahmi (14), siswa SMPN 8 Kaur, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Tetap, dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di aliran Air Muara Manjau pada Jumat (1/5/2026).
Berdasarkan kronologi kejadian yang berhasil dihimpun, pada sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama tiga orang rekannya pergi mandi di Air Muara Manjau yang berada di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Tetap. Saat itu, kondisi air sungai diketahui sedang dalam keadaan besar atau deras.
Sekitar 30 menit setelah mereka mandi, salah satu rekan korban bernama Redo melihat Fahmi tiba-tiba tenggelam. Menyadari kejadian tersebut, Redo langsung meminta bantuan kepada warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi.
Warga yang menerima informasi segera mendatangi lokasi dan melakukan pencarian secara manual di sekitar titik korban tenggelam. Proses pencarian berlangsung sekitar 30 menit hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
Korban kemudian langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cahaya Batin untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa.
Jenazah Fahmi selanjutnya dibawa ke kediaman orang tuanya di Desa Sukaraja, Kecamatan Tetap, untuk disemayamkan sebelum dimakamkan.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Fahmi dikenal sebagai pelajar yang masih aktif bersekolah dan memiliki pergaulan yang baik dengan teman-temannya.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Kabupaten Kaur turut menyampaikan duka cita. Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.PdI bersama jajaran mengunjungi rumah duka pada Minggu (3/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur Dr. Nasrur Rahman, S.Hut, M.Si, , Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Repian Sohedi, SKM, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Kaur M. Adhar Cilas, S.Pd, M.Si, serta pimpinan Baznas.
“Kami atas nama pemerintah daerah turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan” ujar Wabup.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sungai.
“Kami mengingatkan agar anak-anak tidak mandi di sungai saat kondisi air besar atau deras, serta tetap dalam pengawasan orang tua guna menghindari kejadian serupa” pesannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di perairan terbuka, terutama dalam kondisi arus yang tidak bersahabat. (top)



1.png)

Facebook Comments