Wujudkan Masyarakat Harmonis dan Toleran, FKUB Gelar Pembinaan Desa Kerukunan dan Moderasi Beragama

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Kaur membuka kegiatan Pembinaan Desa Kerukunan dan Moderasi Beragama di Desa Pardasuka, Kecamatan Maje


Kominfo- Sebagai upaya memperkuat nilai-nilai toleransi dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama bersama Pemda Kabupaten Kaur dan Kantor Kementerian Agama menggelar Pembinaan Desa Kerukunan dan Moderasi Beragama, Kamis (30/10/2025) di desa Pardasuka Kecamatan Maje

Kegiatan yang dilaksanakan di desa yang masyarakatnya menganut Empat agama diantaranya Islam, Kristen, Katolik dan Hindu tersebut dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, SPdI, dengan menghadirkan narasumber dari Polres Kaur, Kejari Kaur, Pemda dan Kantor Kemenerian Agama diikuti oleh para penyuluh agama, tokoh lintas agama, tokoh adatserta, perwakilan perangkat desa setempat

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kaur menyampaikan bahwa pembinaan desa kerukunan merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat moderasi beragama dan memperkokoh persatuan bangsa.

“Desa Kerukunan menjadi miniatur kehidupan masyarakat yang majemuk. Di sinilah pentingnya menanamkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan gotong royong lintas agama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kemenag dalam menggiatkan program moderasi beragama.

“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini. Di tengah dinamika sosial yang berkembang, kerukunan dan persaudaraan menjadi kunci menjaga stabilitas dan kemajuan daerah, melalui pembinaan seperti ini, kita ingin masyarakat tidak hanya rukun secara formal, tapi juga memiliki kesadaran untuk hidup berdampingan dengan damai,” katanya.

Ditambahkan Wabup, Desa Pardasuka ditetapkan sebagai salah satu Desa Kerukunan yang memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial termasuk sebagai garda terdepan dalam menjaga ketentraman dan persaudaraan.

 “Melalui pembinaan ini, kami berharap masyarakat dapat memahami dan mengamalkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sosial,” jelasnya. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.