6.jpg)
Keterangan Gambar : Pemeriksaan pasukan dan peralatan tanggap darurat dalam apel kesiapsiagaan bencana di Polres Kaur.
Waspada Bencana Hidrometeorologi, Polres Kaur Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan
Kominfo- Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi pada musim penghujan, Polres Kaur Polda Bedngkulu menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025, di Lapangan Satya Haprabu Mapolres , Selasa (4/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I, bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kaur, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP dan Damkar
Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernada, SH, SIK, MH dalam amanatnya mengatakan Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi ini diselenggarakan secara serentak dari tingkat Mabes Polri sampai dengan tingkat Polres jajaran, bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam penanganan bencana yang kolabortif, terintegrasi, berkelanjutan responsif yang dan mampu meminimalkan dampak negatif bencana terhadap masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Kaur.
“Melalui apel kesiapan tanggap darurat bencana ini, kita juga dapat mempersiapkan tim tanggap bencana, tim rehabilitasi prasarana dan sarana pendukung, disertai penguatan edukasi tanggap bencana kepada masyarakat, sehingga kita mampu melakukan quick response guna memitigasi bencana di wilayah hukum Polres Kaur” Ungkap Kapolres
Dalam Kesempatan tersebut Kapolres menyampaikan mengucapkan terimakasih kepada stakeholder terkait atas kehadiran dan peran serta dalam apel kesiapan tanggap darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025 ini. kegiatan ini dilaksanakan guna adanya persamaan persepsi dan cara bertindak serta terwujudnya sinergitas pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penanganan bencana alam, sehingga menghasilkan penanganan bencana yang lebih efektif dan efisien di wilayah kabupaten kaur.
“kita ketahui bersama, bahwa Provinsi Bengkulu merupakan salah satu wilayah di indonesia yang memiliki tingkat kerentanan bencana alam yang tinggi. secara geografis, bengkulu terletak di pesisir barat pulau sumatera dan berbatasan langsung dengan samudera hindia. wilayah ini berada pada jalur ring of fire atau cincin api pasifik, di mana aktivitas tektonik dan vulkanik sangat aktif” ungkapnya
Ditambahkan Kapolres berdasarkan data BPBD Provinsi Bengkulu sejarah mencatat, bengkulu pernah mengalami gempa besar pada tahun 2000, 2007, 2016, 2017, 2020, 2021, 2022 dan 2025 yang mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur, hilangnya nyawa, serta menimbulkan trauma mendalam bagi masyarakat.
“selain gempa bumi, bengkulu juga rentan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, abrasi pantai, kekeringan dan badai tropis, adapun data bencana alam selain gempa bumi berdasarkan data BPBD Provinsi Bengkulu tahun 2023-2025 yaitu pada tahun 2023 sebanyak 92 kejadian, tahun 2024 sebanyak 48 kejadian dan tahun 2025 sebanyak 32 kejadian” Terangnya
Kapolres juga menyampaikan bahwa apel ini untuk memastikan kesiapan personel, saran dan prasarana dalam menghadapi bencana, serta sebagai bentuk koordinasi lintas sektoral.
“Mari kita jadikan apel ini sebagai momentum meningkatkan untuk semangat tanggung jawab dan profesionalitas serta menegakkan komitmen kita untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan pada saat terjadi bencana” tutupnya mengakhiri amanat
Sementara itu, Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd. dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Polres Kaur bersama lintas instansi dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi bencana.
“Pemerintah daerah sangat mendukung sinergi ini. Kesiapan dan koordinasi antarinstansi sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana terhadap masyarakat,” ujar Wabup.
Wabup juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang kerap terjadi di musim penghujan.
“Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat peran masyarakat dalam mitigasi bencana, dengan sinergi dan kesiapan bersama, kita harapkan Kabupaten Kaur dapat lebih tangguh dan sigap menghadapi bencana,” tutup Wabup. (top)



1.png)

Facebook Comments