Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Plt Bupati Sampaikan Upaya Kabupaten Kaur Tekan Angka Kemiskinan
Kominfo- Plt Bupati Kaur Herlian Muchrim,ST bersama Walikota, Wakil Bupati dan kepala instansi vertikal seProvinsi Bengkulu menghadiri Rapat Koordinasi Penaggulangan Kemiskinan Provinsi Bengkulu, Rabu (12/7/2023), Acara yang diselenggarakan oleh Bappeda provinsi Bengkulu ini di hadiri langsung oleh Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah Syahili Sibarani SIP
Plt Bupati kaur yang berkesempatan memaparkan terkait penurunan angka kesmiskinan dio bumi se’ase seijean ini mengatakan bahwa sejak dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kaur pada 21 Mei 2021 lalu, dirinya bersama Bupati Lismidianto di sodorkan dengan angka kemiskinan Kabupaten Kaur 18,62%,
“dengan kondisi tersbut kami mengambil Langkah strategis dalam pelaksanaan penurunan kemiskinan di Kabupaten Kaur. Melihat banyaknya kendala dan permasalahan yang masih menjadi penghambat dalam rangka mewujudkan“Kaur Berseri” dibutuhkan upaya yang ekstra keras dengan terobosan-terobosan program yang inovatif dan mampu memberikan daya ungkit terhadap penurun anangka kemiskinan” terang Plt Bupati
Dikatakan Plt Bupati, Langkah itu yang diambil disebut dengan“KOMANDAN BERIMAN” yang merupakan singkatan dari“ kesan pertama dengan berseri daku simpan intan”, Dimana inovasi ini merupakan Langkah dari percepatan pengkoordinasian OPD dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kaur
“Kesan Pertama (Penurunan Angka Kemiskinan, Stunting Dan Pengangguran Melalui Perikanan Tangguh Dan Utama), Dengan (Desa Mandiri Pangan), Berseri (Desa Sehat Bersih Sejahter Energik Dan Religius) Daku (Desaku Maju Karena Usaha) Simpan (Sinergi Pembangunan Infrastruktur Terdepan) Intan (Infrastruktur Pertanian, Perikanan Terdepan” Jelas Plt Bupati
Dan pada tahun 2022, papar Plt Bupati, Angka kemiskinan kabupaten kaur berada diangka 18,10% dengan kondisi kemiskinan ekstrem di kabupaten kaur, dari data rilis kemenkopmk sebesar 7,87%, atau sekitar 9.600 jiwa tersebar di 15 Kecamatan Kabupaten Kaur.
“Angka kemiskinan tahun 2022 sebesar 18.10% masih jauh dari angka rata-rata Propinsi Bengkulu yaitu berada di angka 14,34% yang menempatkan Kaur pada posisi nomor 2 tertinggi di Propinsi Bengkulu dari segi persentase” Terangnya
Sementara itu dilansir dari media center Provinsi Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu Dr. H. Rosjonsyah Syahili Sibarani SIP Dalam sambutannya mengatakan P3PD merupakan program yang sangat vital karena merupakan salah satu program untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di provinsi Bengkulu.
“Capaian kita menanggulangi kemiskinan di provinsi Bengkulu cukup baik. Terbukti penduduk miskin pada September 2022 sebanyak 291.790 orang (14.34 persen) berarti ada penurunan 0.09 poin dibanding tahun 2021 sebesar 14.43 persen ( 292.930 orang),” terangnya.
Capain ini menurut Rosjonsyah terwujud dari beberapa jenis strategi penanggulangan kemiskinan yaitu menurunkan beban pengeluaran, peningkatan pendapatan dan penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.
"Mudah-mudahan dengan adanya diskusi pada Rakor P3PD ini, kita bisa memaksimalkan apa saja yang menjadi kendala signifikan dalam mencapai target penurunan angka kemiskinan, mudah-mudahan ini membantu kita ke depan nya," tutup Rosjonsyah.
Kepala Bappeda provinsi Bengkulu Hj. Yuliswan mengharap hasil dari Rakor ini dapat meningkatkan konvergensi dan akurasi sasaran program agar perencanaan dalam percepatan penganggulangan kemiskinan bisa terintegrasi secara rinci.
"Semoga apa yang jadi target provinsi Bengkulu bisa segera tercapai dan angka kemiskinan di provinsi Bengkulu trus turun, itu juga yang menjadi harapan kita semua," tutupnya. (094)




1.png)

Facebook Comments