Puncak Peringatan HKN Ke-60, Dinkes Kaur Gelar Jalan Santai dan Bakti Sosial
Kominfo- Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur menggel;ar berbagai kegiatan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 60 di Bumi Se’ase Seijean pada Kamis 14 November 2024, kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Bintuhan tersebut diantaranya jalan santai, senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi Gizi gratis dan donor darah
Kegiatan yang di dukung oleh IDI, IBI, Persagi, IAKMI, Bhayangkari Cabang Kaur, Bank Bengkulu, Bank Mandiri dan pihak swasta tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH bersama Jajaran Forkopimda didampingi Kepala Dinas Kesehatan Yasman, AMK, MPd, Kepala Dinas Komifosantik M. Jarnawi, beberap kepala OPD lainnya, Ketua TP PKK dan dikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari Jajaran Puskesmas se Kabupaten Kaur, jajaran OPD dan Pelajar di Kecamatan Kaur Selatan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Yasman. AMK, MPd mengatakan kegiatan yang dilakanakan hari ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan HKN ke 60 tahun 2024 yang diperingati setiap tanggal 12 November 2024 di Kabupaten Kaur
“Untuk dikabupaten kaur dinas kesehatan menggelar jalan santai, senam berasma dan bakti sosial diantaranya pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis yang diprakarsai oleh Ikatan Dokter Indonesia, kemudian Konsultasi Gizi yang diprakasrasi oleh Persagi kemudian donor darah yang diprakarsai oleh UTD RSUD Kaur” Ujar Yasman
Dikatakan Yasman selain kegiatan tersebut sebelumnya pihaknya juga telah menyelenggarakan berbagai perlombaan diantaranya Lomba Balita Sehat dan lomba memasak PMT Lokal
“untuk kegiatan ini kita melibatkan kurang lebih 500 partisipan yang terdiri dari tenaga kesehatan dari 16 Puskesmas, RSUD Kaur, OPD di jajaran Pemkab, Instansi Vertikal, Forkopimda, pelajar di Kecamatan Kaur Selatan dan Organisasi Profesi lainnya” Pungkas Yasman
Sementara itu, Bupati kaur H. Lismidianto, SH, MH dalam arahannya mengatakan transformasi kesehatan indonesia maju mutlak dilaksanakan, karena setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas kesehatan yang layak sesuai amanat UUD 1945
“berdasarkan mandat itulah enam pilar transformasi kesehatan penopang sistem kesehatan indonesia harus kita bangun bersama dengan serius dan terus menerus, enam pilar tersebut diantaranya pilar pertama transformasi layanan primer,pilar kedua tarnsformasi layanan rujukan,pilar ketiga transformasi sistem ketahanan kesehatan,pilar keempat transformasi pembiayaan kesehatan, pilar kelima transformasi sdm kesehatan,pilar keenam transformasi teknologi kesehatan” Ungkap Bupati
Dikatakan Bupati, saat ini Indonesia tengah mengalami periode bonus demografi yang terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara, harus bekerja keras memanfaatkan peluang ini sebagai momentum indonesia lolos dari midlle-income trap menjadi negara berpendapatan tinggi serta mencapai visi Indonesia Emas 2045 yaitu Transformasi Kesehatan Indonesia Maju mutlak harus laksanakan.
“Pemerintah pusat tidak mampu melaksanakannya sendiri hanya sinergis yang kuat dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat bahwa enam pilar transformasi kesehatan bisa kita tegakan untuk perubahan yang lebih baik” Ujar Bupati
Bupati juga mengatakan melalui Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60 mengusung tema “Gerak Bersama , Sehat Bersama”, dengan tema tersebut pemerintah daerah melalui dinas kesehatan pada hari ini melakukan salah satu dari enam pilar transformasi kesehatan yaitu transformasi layanan primer dengan mengedepankan preventif bagi masyarakat yaitu kegiatan jalan sehat dan senam bersama. (top)
15.jpg)



1.png)

Facebook Comments