Permasalahan HGU Picu Terjadinya Konflik

Keterangan Gambar : Foto bersma usai rakor Penanganan Konflik Sosial di Daerah


Kominfo- Sebagai bentuk implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2015 tentang Pelaksanaan Koordinasi Penanganan Konflik Sosial di Daerah, Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu yang bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Kabupaten Kaur menggelar Rapat Koordinasi Tim kewaspadaan Dini Provinsi Bengkulu bersama Stakeholder dan Forkopimda di kabupaten Kaur dalam rangka Inventarisasi dan penanganan Konflik, Selasa (12/9/2023 di aula lantai tiga setda kaur

Rapat tersebut di hadiri Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bengkulu Zulkarnain, S.E., M.Si, Bupati Kaur Lismidianto, SH, MH, Plt Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST, Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu Moh. Redhwan Arif, S.Sos, M.Ph, Forkopimda, Sekda Dr. Drs. Ersan Syahfiri, S.Sos, MM kepala OPD, Instansi vertikal, Perwakilan PT KGS, dan PT DSJ

Dalam sambutannya Plt Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST menyampaikan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan rapat tim koordinasi kewaspadaan nasional bersama forkopimda, menurut dia pertemuan ini sangat besar pengaruhnya terutama kepada persoalan keamanan ketertiban masyarakat di Provinsi Bengkulu Khususnya di Kabupaten Kaur

“kami dari pemerintah daerah sangat mengharapkan pada forum ini untuk membuka seluas-luasnya, mengenai isu aktual dan faktual, baik potensi terjadi maupun yang sedang terjadi, untuk itu mari kita ikuti sama-sama mencari akar permasalahan dan melakukan kajian bersama serta mencari solusi terhadap persoalan yang ada” tutur Plt Bupati

Plt Bupati berharap rapat Koordinasi ini bisa mnjadikan setiap potensi persoalan konflik ditengah masyarakat dapat atasi melalui pencegahan (preventif) dan pendekatan persuasif.

“semoga dengan pertemuan ini dapat memberikan dampak terhadap kamtibmas terutama di kabupaten kaur” Ujar Plt Bupati

Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bengkulu Zulkarnain, S.E., M.Si, kepada https://kominfo.kaurkab.go.id/ saat dikonfirmasi mengatakan Rapat Koordinasi Tim kewaspadaan Dini sangat penting utuk dilaksanakan bersama  antara Forum Kewaspadaan dini Provinsi Bengkulu dengan pemda kaur

“ini juga untuk mendorong pemda kaur agar mengaktifkan forum seperti ini di tingkat kecamatan yang tujuannya untuk deteksi dini terjadinya konflik jelang pelaksanaan pemilu 2024 mendatang” Ujar Kabinda

Menurut Kabinda dengan adanya Forum kewaspadan dini di tingkat kecamatan potensi konflik di wilayah tersebut dapat segera di atasi dan tidak berkembang secara meluas

Dikatakan Kabinda untuk potensi konflik, sring terjadi akibat adanya permaslahan HGU (Hak Guna Usaha) Perkebunan yang ada di daerah, namum menurut Kabinda secara umum di wilayah Provinsi Bengkulu terbilang kondusif tapi ada beberapa permasalahan HGU yang harus diselesaikan sehingga potensi konflik tersebut bisa terselesaikan dengan baik

“untuk menciptakan kondusifitas tersebut perlu adanya sinergitas antara pemerintah daerah dan stake holder terkait untuk secara bersama-sama menyelsaikan potensi konflik yang” terang Kabinda

Ditempat yang sama,  Kepala Kesbangpol Provinsi Bengkulu Moh. Redhwan Arif, S.Sos, M.Ph mewgataka tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, menghadapi tahun politik 2024 diperlukan deteksi dini potensi konfik yang kemungkinan bisa terjadi di daerah

“bila sudah terdeteksi potensi teresbut bisa segera ditangani untuk mencarikan solusi Potensi konflik tersebut” Ujar Moh. Redhwan

Dikatakan Moh. Redhwan, potensi konflik disetiap daerah pasti ada apalagi berkaitan dengan HGU, Ijin usaha perkebunan yang melibatkan tanah masyarakat termasuk permaslahan Ekonomi bisa sebagai pemicu, dan untuk mengatasinya perlu dipetakan agar dapat diatasi secara bersama. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.