Perbup No 18 Tahun 2022 Wujudkan Pendidikan Karakter Pelajar Kaur Berseri

Keterangan Gambar : Bupati Kaur Saat Membuka FGD dan Sosialisasi


Kominfo- Untuk mengimplementasikan Perbup No 18 Tahun 2022 tentang Pendidikan Karakter Pelajar BERSERI dan mewujudkan visi dan misi Kabupaten Kaur Nomor 12, yang bunyinya menguatkan institusi keluarga, Masyarakat, sekolah dan lembaga-lembaga keagamaan sebagai leading sektor pembinaan karakter dan pengembangan SDM Kabupaten Kaur yang agamis, toleransi dan berkeadaban, Bagian Kesra Setda Kaur bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Forum Group Discussion dan Sosialisasi Model Pendidikan Karakter Pelajar Kaur Berseri, Senin (14/11/2022)

Kegiatan yang menghadirkan narasumber Ketua Prodi PAI S3 UINFAS Bengkulu, Dr.Qolbi Khoiri, M.PdI dan dibuka secara langsung oleh Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH dikuti oleh seluruh kepala sekolah SD/MI, SMP/MTS se Kabupaten kaur

Dalam arahannya Bupati Kaur mengatakan dalam rangka menjadikan kabupaten kaur yang agamis atau religius seperti visi dan misi tersebut, tentunya harus dimulai dari anak-anak dan remaja agar kedepan setelah mereka dewasa dan menjadi orang tua akan mempunyai pribadi-pribadi yang agamis.

“sesuai dengan amanat Presiden Republik Indonesia Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, bahwa sekolah harus sudah mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan pendidikan karakter dalam bingkai profil pelajar pancasila yang harus berbasiskan kearifan lokal agar dapat menerapkan pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, dan pendidikan watak yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik dalam satuan pendidikan atau sekolah” Ujar Bupati

Menurut Bupati, perkembangan zaman milenial sekarang ini tak hanya memunculkan dampak positif. tapi, juga dampak negatif, hal inilah yang mewajibkan pendidik agar berinovasi untuk membentengi anak-anak agar dapat bertahan dan siap menerima perkembangan tersebut, serta menjadi generasi berkarakter, cerdas, dan agamis.

“Dampak positif perkembangan zaman dengan pesatnya kemajuan teknologi informasi, seperti media sosial yang sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia, dapat mempermudah gerak langkah menjangkau informasi secara cepat, berkomunikasi dengan mudah, bahkan menjadi sarana bisnis yang baik, namun efek negatif juga tak bisa dielakkan,  cepatnya informasi tak jarang dimanfaatkan oleh oknum untuk menyebarkan berita hoax atau informasi menyesatkan, memunculkan pergaulan bebas, pornografi, bahkan sampai pada peredaran narkoba” terang Bupati

Untuk mengatasi dampak negatif tersebut menurut Bupati Penerapan Perbup No 18 Tahun 2022, perlu  di efektifkan dan  diterapkan ke sekolah-sekolah agar kabupaten kaur yang agamis atau religius seperti visi nomor 12 tersebut dapat terwujud

Sementara Itu, Narasumber FGD dan dan Sosialisasi Model Pendidikan Karakter Pelajar Kaur Berseri Qolbi Khoiri, M.PdI mengatakan Gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa bisa dibentuk melalui harmonisasi olah hati (etik), olah rasa (estetik), olah pikir (literasi), dan olah raga (kinestetik) tentunya dengan dukungan pelibatan publik dan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan masyarakat

“Pembangunan SDM merupakan pondasi pembangunan bangsa, untuk Menuju Generasi Emas 2045 tentunya siswa perlu dibekali dengan Keterampilan abad 21 seperti Kualitas Karakter, Literasi Dasar, dan Kompetensi 4C (Critical thinking, Creativity, Communication, and Collaboration).  Serta Membekali siswa untukj menghadapi kondisi degradasi moral, etika, dan budi pekerti” Ujar Qolby. (094)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.