Pasca Gempa, BPBD Catat Satu Rumah Dan Masjid Rusak Ringan
Kominfo- Pasca Gempa bumi magnitutodo 6,5 yang menguncang Kabupaten Kaur dan sekitarnya pada Selasa (23/8/2022) Badan Penanggulanggan Bencana Daerah (BPBD) Kaur melakukan assessment untuk mengathuai adanya kerusakan ataupun jatuhnya korban akibat gempa yang membuat masyarakat panik tersebut
Kepala Badan Badan Penanggulanggan Bencana Daerah KaurJon harimol, S.sos. M.Si saat dikonbfirmasi diruang kerjanya, Rabu (24/8/2022) menyampaikan, data sementara hasil dari assessment satgas terdapat rumah dan tempat ibadah yang mengalkami kerusakan
“ya, gempa yang terjadi malam tadi mengakibatkan satu buah rumah milik warga desa pasar, dan satu tempat ibadah yaitu Masjid Al Mujahirin Desa Padang Petron mengalami kerusakan, tapi masih rusak Ringan, dan yang lainnya masih belum ada laporan resmi dari kepala desa” ujar Jhon Harimol
Jhon Harimol juga mengatakan selain menimbulkan kerusakan, gempa berkekuatan 6,5 tersebut juga membuat warga desa padang petron Dewiyah Sisti (66) mengalami luka robek dikepala akibat tertimpa keramik Masjid Al Mujahirin yang runtuh, saat mengikuti pengajian di masjid tersebut
“Untuk korban, data yang kami peroleh masih satu orang mengalami luka di kepala akibat tertimpa keramik dinding masjid” tambah Jhon Harimol
Jhon Harimol mengaku hingga saat ini satgasnya masih terus mengumpulkan data-data kerusakan ataupun adanya korban tambahan akibat gempat malam tadi
untuk Early Warning System (EWS) sendiri , Jhon Harimol mengatakan, pihaknya saat ini hanya memiliki Warning Receiver System Ina Tews dari BNPB yang mencatat informasi gempa bumi yang terjadi baik di kaur maupun di seluruh Indonesia
“Untuk EWS Tsunami kita belum ada, hanya mengandalkan informasi dari BMKG, dan untuk informasi gempa kita ada alat warning Receiver system Ina Tews dari BNPB yang mencatat informasi gempa bumi, data langsung muncul paling lama tiga menit pasca gempa dan bisa diteruskan kepada masyarakat” pungkas Jhon Harimol. (094)




1.png)

Facebook Comments