23.jpg)
Keterangan Gambar : Wakapolres kaur saat menyematkan Pita kepada perwakilan peserta Apel yang mendai dimulainya Ops Zebra Nala 2025
Ops Zebra Nala 2025 Dimulai, Ini Jenis Pelanggaran yang Disasar
Kominfo- Kepolisian Resor Kaur Polda Bengkulu menggelar apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Kendali Terpusat dengan sandi “Zebra Nala 2025”, di Lapangan Satya Haprabu Polres setempat, Senin (17/11/2025) pagi, bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakapolres Kaur Yosril Radiansyah, S.H,.M.H
Tampak hadir pada gelar pasukan tersebut Asisten II Bidang Ekonomi da pembangunan Setda Kaur Ujang Safiri, SIP, unsur Forkopimda, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta para undangan lainnya
Dalam Amanatnya Wakapolres Kaur Yosril Radiansyah, S.H,.M.H mengatakan apel gelar pasukan ini, untuk mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman, dengan harapan kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas Polri dan terjalin sinergitas bersama unsur lintas sektoral dan instansi terkait di bidang lalu lintas guna meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada polri khususnya polantas
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan juga untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan” Ungkap Wakapolres
Dikatakan Wakapolres, Sesuai arahan Kapolri, Operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Zebra Nala 2025 ini dilaksanakan untuk menciptakan kondisi kamseltibcar lantas menjelang pelaksanaan Ops Lilin 2025 yang aman, nyaman dan selamat
“Perlu kita ketahui bersama data Ops Zebra Tahun 2023/2024 yang lalu menunjukkan jumlah tilang turun 52,5%, sedangkan teguran naik sebesar 20,8%. Selanjutnya, Untuk Data Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Naik 22%, dengan rincian korban meninggal dunia turun 44%, korban luka berat naik 121% dan korban luka ringan naik sebesar 48%.” Papar Wakapolres
Untuk target atau sasaran Operasi Zebra 2025, Kata Wakapolres diantaranya kendaraan bermotor yang menggunakan TNKB, penggunaan strobo tidak sesuai dengan peruntukan, pengendara yang tidak menggunakan safety belt, kendaraan yang tidak standar pabrikan dengan menambah panjang rangka atau merubah spektek (knalpot brong), pengendara yang tidak menggunakan helm dan melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol dan menggunakan ponsel
“termasuk kendaraan angkutan barang bak terbuka yang melebihi muatan dan tidak sesuai dengan penggunaan atau mengangkut orang, kemudian masyarakat terorganisir dan tidak terorganisir, kelompok pengemudi angkutan umum, pedagang asongan, mahasiswa pelajar serta masyarakat di sekitar lokasi yang disinyalir adanya geng motor sehingga dapat menimbulkan pelanggaran, laka lantas dan kejahatan lalu lintas” Terang Wakapolres
Wakapolres berharap pada operasi kepolisian Zebra Nala 2025 yang dilaksanakan selama 14 hari di seluruh wilayah NKRI yang dimulai dari tanggal 17 November sampai dengan 30 Oktober 2025 ini, dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam tertib berlalu lintas untuk menurunkan angka pelanggaran maupun laka lantas serta dapat mewujudkan kamseltibcarlantas
Wakapolres juga berpesan kepada seluruh jajaran, selama pelaksanaan operasi agar memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas, memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur yang ada, kemudian menghindari tindakan pungli, dan lakukan tugas operasi zebra dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat
“Pada Ops Zebra Nala 2025 ini lebih mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, edukatif serta persuasif dan humanis, di dukung penegakkan hukum secara elektronik dan teguran secara simpatik” Pungkas Wakapolres (top)



1.png)

Facebook Comments