18.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril saatmenghadiri Rakornas Posyandu (Foto IST/Cica ADC)
Ny. Poppy Tatriansi Gusril Siap Dukung Implementasi Pelayanan Enam SPM di Posyandu
Kominfo- Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 yang digelar di Mercure Convention Center Ancol, Jakarta, Senin (22/9/2025), kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan untuk Kesejahteraan Masyarakat.” Ini dibuka secara langsung Ketua Umum Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tri Tito Karnavian
Dalam sambutannya, Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran Posyandu dalam mendukung enam standar pelayanan minimal (SPM). Terlebih, selama ini Posyandu kerap melaksanakan SPM bidang kesehatan. Ia menjelaskan, keberadaan Posyandu semakin kuat sejak ditetapkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.
“Ada enam standar pelayanan minimal yang harus diberikan oleh masyarakat. Tidak hanya satu, kesehatan itu ternyata hanya satu. Sekarang kita mau meningkatkan, bagaimana Posyandu sebagai lembaga ketahanan desa melayani enam SPM” ujar Tri di hadapan para kader Posyandu dari seluruh Indonesia tersebut.
Ia menjelaskan, enam bidang SPM tersebut antara lain pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial. Nantinya, para kader akan menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan implementasi enam SPM tersebut.
Tri menegaskan, tujuan digelarnya Rakornas ini adalah untuk memantapkan implementasi dan memperkuat kelembagaan Posyandu, serta meningkatkan pemahaman mengenai tata cara pemberian nomor registrasi Posyandu. Selain itu, Rakornas juga bertujuan menyosialisasikan rencana strategis (Renstra) Posyandu yang diinternalisasi ke dalam dokumen perencanaan dan anggaran daerah, memberikan penghargaan serta mengumumkan hasil lomba Tim Pembina Posyandu provinsi, sekaligus memperkenalkan seragam Posyandu.
Dalam konteks pengenalan seragam, Rakornas ini juga menjadi momentum sosialisasi seragam resmi Posyandu. Seragam tersebut terdiri atas stelan kemeja berwarna ungu dengan bawahan rok hitam untuk perempuan dan celana hitam untuk laki-laki. Nantinya, para kader Posyandu diharapkan dapat mengenakan seragam tersebut saat melaksanakan tugas di tengah masyarakat.
“Mudah-mudahan hasil Rakornas ini, paling tidak kita bisa mendorong pembangunan pelayanan enam SPM di posyandu masing-masing. Dan kita bertekad bahwa kita sebagai istri dari seorang kepala daerah yang mempunyai wewenang penuh terhadap pembangunan daerahnya juga bisa bermanfaat kepada masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kaur, Ny. Poppy Tatriansi Gusril Mengatakan pada Rakernas Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Posyandu Tahun 2025 tersebut membahas penguatan peran posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penurunan stunting, peningkatan gizi ibu dan anak, serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan serta peran Posyandu dalam mendukung enam standar pelayanan minimal (SPM)
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kaumenegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan fungsi posyandu di seluruh desa.
"Posyandu adalah garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat keluarga. Kami akan memperkuat sinergi antara PKK, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan agar pelayanan dasar kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak, semakin optimal," ujarnya. (top/rilis)



1.png)

Facebook Comments