Launching Kampung KB dan Dashat, Wabup : Target 2024 Kaur Zero Stunting
Kominfo- Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim, ST melaunching Kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) bersama Deputi Bidang Keluarga sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti, SE, MT dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Ir. H. Rusman Effendi, MM, Senin (19/9/2022) di desa Pengubaian Kecamatan kaur selatan
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan bahwa Kabupaten Kaur terus berupaya menanggulangi stunting, salah satunya dengan melaunching kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) pada desa lokus yang berjumlah 44 desa
“Untuk saat ini program kampung Keluarga Berkualitas (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) kita fokuskan ke 44 desa lokus, dan kedapan sesuai instruksi dari pusat kita akan upayakan seluruh desa/kelurahan bisa menjadi Keluarga Berkualitas (KB) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat)” Ujar Wabup
Wabup mengungkapkan program Dapur Sehat merupakan pemenuhan gizi terhadap anak usia dini dan Ibu Hamil, dan untuk penanganan stunting sendiri, butuh adanya keterlibatan perusahaan dan perbankan
“karena ini program nasional yang merupakan Instruksi Presiden RI, maka perlu banyak dukungan salah stunya perbankan dan perusahaan yang juga harus ada kontribusinya terhadap penurunan stunting, ini kewajiban mereka juga, karena selama ini belum tersentuh, tentunya di luar CSR” ujar Wabup
Kedepan, Wabup berharap dengan adanya Kampung Berkualitas serta program Dapur Sehat yang telah dilaunching tersebut dapat mengurangi angka Stunting di Provinsi Bengkulu Khususnya Kabupaten Kaur.
"Jadi mudah-mudahan dengan adanya dapur sehat ini dapat mengurangi angka Stunting di Kabupaten kaur, kita punya target pada 2023 angka stunting bisa di angka 8-9 persen, dan pada 2024 target zero stunting" harapnya.
Sementara itu, Deputi Bidang Keluarga sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI Nopian Andusti, SE, MT kepada awak media dan media center mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini ada dua kegiatan yang di launching diantaranya Kampung Keluarga Berkualitas (KB) sesuai Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 dan Launching Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat)
“Nanti setiap desa/kelurahan akan menjadi kampung KB yang bertujuan agar nanti dengan mendorong kampung/desa-desa menjadi Kampung KB, kita juga ikut mendorong pembangunan masyarakat dalam kampung itu, yang secara otomatis apabila semuanya sudah berkualitas kabupaten pun ikut berkualitas, namun saat ini kita lakukan secara bertahap” terang Nopian Andusti
Nopian Andusti juga menyampaikan program DASHAT sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Dalam hal ini, masyarakat akan diberi sosialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa, dan bergizi baik
“Dalam rangka percepatan penurunan stunting, didahului dengan dapur sehat, dapur sehat cegah stunting itu artinya bagaimana kita memasak makanan bergizi dengan pangan lokal yang ada di kampung KB, dimasak dan diberikan ke keluarga, itu sebuah intervensi upaya untuk mencegah stunting” tambah Nopian Andusti
Penyebab masalah stunting sendiri menurut Nopian adalah kondisi kesehatan yang tidak optimal dan asupan nutrisi yang tidak optimal. Dengan adanya DASHAT, dirinya berharap setiap ibu hamil, ibu yang hendak hamil, dan ibu menyusui lebih diperhatikan asupan nutrisinya sehingga terlahir generasi penerus yang optimal, sehat dan berkualitas. (094)




1.png)

Facebook Comments