Kasus DBD Meningkat, Sapuan Ajak Masyarakat Lakukan 3 M Plus
Kominfo- Memasuki musim penghujan, Kasus Demam berdarah di Kabupaten Kaur dalam dua bulan terakhir yaitu Januari dan Februari 2024 mengalami peningkatan, Berdasarkan catatan Dinkes dalam kurun waktu dua bulan telah terjadi 53 Kasus yang tersebar di Enam kecamatan
“iya benar ada lonjakan kasus DBD di beberapa kecamatan dalam kurun waktu dua bulan ini , pada bulan Januari terjadi 25 diantaranya satu kasus di Puskemas Mentiring, delapan kasus di Puskesmas tanjung kemuning, 11 kasus di puskesmas kelam tengah, dua kasus di Puskesmas Perawatan Padang Guci dan tiga kasus di Puskesmas Beriang tinggi” Ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kaur Sapuan Ilyas, SKM, MAP diruang kerjanya beberapa waktu lalu
Sapuan mengatakan untuk bulan Februari ada peningkatan dari bulan sebelumnya dimana ada dua kasus di PKM mentiring, empat Kasus di PKM Gedung Wani, 11 kasus di PKM tanjung Kemuning, lima kasus di PKM Kelam tengah, dua Kasus di PKM Perwatan Padang Guci, dan tiga kasus di PKM Nagar rantai
“Untuk pengendalian kasus DBD, Sejak awal Januari 2024 kami sudah sudah memberikan surat edaran kepada UPT Puskesmas untuk kewaspadaan terhadap peningkatan kasus tersebut, mengingat curah hujan cukup tinggi” Ujarnya
Lebih lanjut Sapuan mengatakan pihak puskesmas telah megambil langkah dengan melakukan Fogging atau pengasapan setelah ada kasus dan telah dilakukan PME dengan melibatkan unsur pemerintah desa
“bulan februari ini memang ada peningkatan, salah satu penyebabnya curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir dan genangan air, kita terus memberikan imbauan kepada puskesmas untuk melakukan tidakan cepat termasuk dengan penyakit pasca banjir” terangnya
Sapuan mengaku pihaknya telah menyiapkan alat fogging dan obanya apabnila ditemukan kaus DBD yang tepah dilakukan pemeriksaan oleg petugas dan dilakukan pengasapan dengan menggandeng pemdes setempat
Sapuan juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kaur untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), mengingat kasus DBD di Kabupaten Kaur meningkat melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3 M Plus seperti menguras (membersihkan) bak mandi, vas bunga, tempat minum binatang peliharaan, atau tatakan dispenser. Kemudian menutup rapat Tempat Penampungan Air (TPA). Bagi TPA yg tidak mungkin dikuras atau ditutup, bisa berikan larvasida. Ketiga, menyingkirkan atau mendaur ulang barang bekas seperti botol plastik, kaleng bekas, dll.
“Kami telah meminta semua Puskemas di Kabupaten Kaur untuk lebih intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat cara memberantas sarang nyamuk dengan 3M Plus," katanya. (top)
9.jpg)



1.png)

Facebook Comments