Kapusdatin Adakan Pertemuan Dengan Duta Rumah Belajar Bengkulu
Kominfo- Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Pesandian Kabupaten Kaur yang juga Duta Rumah Belajar tahun 2019 Bengkulu M. Jarnawi, M.Pd bersama Duta Rumah Belajar tahun 2017 Sesi Arlinda dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Duta Rumah Belajar tahun 2018 Reevi Haryanto dari Kabupaten Kepahiang, Duta Rumah Belajar tahun 2020 Dede Solehudin, dari Kabupaten Kaur, Duta Rumah Belajar tahun 2021 Roni Yulianto dari Kabupaten Kepahiang, melakukan pertemuan dengan Kepala Pusat Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dr. Muhamad Hasan Chabibie, S.T., M.Si., Senin (14/3/2022) di kota Bengkulu
Menurut DRB 2019 M. Jarnawi, MPd, pertemuan tersebut selain membahas tentang capaian kinerja para DRB khususnya membahas tentang mensukseskan PembaTIK 2022, serta layanan pendukung lainnya yaitu akun pembelajaran belajar.id serta Platform Merdeka Mengajar (PMM), juga membahas tentang program digitalisai ikabupaten Kaur yang digagas oleh dinas yang dipimpinnya
“kita juga bediskusi terkait kaur semakin digital dan semakin berseri, dengan harapan kedepannya mendapat suport dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dari berbagai sektor, baik sektor pendidikan maupun non pendidikan” Ujar M. Jarnawi
M, jarnawi Juga menambahkan Pertemuan antara Ketua Pusdatin dengan Duta Rumah Belajar Bengkulu menjadi sangat penting karena ini merupakan untuk mendukung implementasi kurikulum merdeka, para DRB mampu menjembatani bagi sekolah-sekolah yang ingin mengimplentasikan kurikulum merdeka baik secara mandiri maupun melalui sekolah penggerak.
Sementara Itu Kepala Pusat Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Dr. Muhamad Hasan Chabibie, S.T., M.Si. menyampaikan bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan program-program yang mendorong terciptanya digitalisasi sekolah hingga ke pelosok negeri. Hal ini dikarenakan pemanfaatan TIK dinilai sebagai media yang tepat untuk melahirkan generasi unggul dan berkarakter di era digital.
Gus Hasan sapaan akrab Kepala Pusdatin juga menyampaikan Duta Rumah Belajar mendukung tujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terutama Pustekkom, dalam meratakan akses Pendidikan melalui teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
PembaTIK (Pembelajaran berbasis TIK) merupakan program Peningkatan Kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja peningkatan kompetensi TIK Guru UNESCO. Standar kompetensi TIK ini terdiri dari 4 level, yaitu level literasi, implementasi, kreasi, dan berbagi (4i leveling). (tp/mediacenter)
.png)



1.png)

Facebook Comments