IPH Kabupaten Kaur 3,76%, Kenaikan Harga Tiga Komoditas Penyebabnya

Keterangan Gambar : Bupati Kaur saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan oleh Kemendagri


Kominfo- Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan  Lianto, SP bersama TPID  mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang di selenggarakan oleh Kementeriam Dalam Negeri RI secara virtual dari ruang staf ahli, Senin (11/11/2024)

Rakor pengendalian inflasi daerah Minggu pertama di bulan November tahun 2024 tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir Balauw didampingi Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Dr. Pudji Ismartini, Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan dari Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat, Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam paparannya menyampaikan terkait Inflasi Tahun Kalender pada Oktober 2024 (y-to-d,%), secara bulanan Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,08% setelah lima bulan sebelumnya deflasi.

“Dibandingkan dengan akhir tahun lalu, pada Oktober ini inflasi tahun kalender sebesar 0,82% dimana komponen inti memberikan andil sebesar 1,22%, komponen harga diatur pemerintah memberikan andil sebesar 0,08% dan komponen bergejolak memberikan andil -0,48%” Ungkap Pudji

Pudji Ismartini menjelaskan, harga bawang merah sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 11,26% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga bawang merah pada M1 November 2024 bertambah dibanding minggu sebelumnya, harga daging ayam ras sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 1,83% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga daging ayam ras pada M1 November 2024 berkurang dari minggu sebelumnya

“tercatat daging ayam ras mengalami kenaikan harga di 51,67% wilayah di Indonesia, harga minyak goreng sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 0,55% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga minyak goreng pada M1 November 2024 berkurang dibanding minggu sebelumnya, dan harga bawang putih sampai dengan M1 November 2024 naik sebesar 0,90% dibanding Oktober 2024 dimana jumlah kabupaten/ kota yang mengalami kenaikan harga bawang putih pada M1 November 2024 bertambah dibanding minggu sebelumnya.” Papar Pudji

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan  Lianto, SP usai mengikuti Rakor tersebut saat di konfirmasi mengatakan untuk mkabupaten kaur pada minggu pertama No0vember 2024 mengalami kenainkan Indeks perkembangan Harga (IPH) sebesar 3,76 %

“ada tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga, diantaranya beras mengalami kenaikan 2,0725%, bawang merah mengalami kenaikan 0,4488% dan juga daging ayam ras mengalami kenaikan 1,6433%” Ungkap Asisten II

Kenaikan tiga komoditas tersebut bukan tanpa alasan Ungkap Asisten II, pada komoditas bawang merah dan daging ayam ras penyebab kenaikan adalah rantai distribusi yang cukup panjang dimana barang dari Produsen ke distributor yang ada di kabupaten tetangga, pendistribusian distributor sedikit terhambat karena faktor cuaca

“sedangkan untuk beras sendiri, saat ini memasuki musim tanam, petani lebih memilih mengkonsumsi beras yang mereka memiliki dari pada menjuala, sehingga kita masih tergatung pasokan beras dari Kabpaten tetangga maupun Provinsi tetangga termasuk pasokan beras SPHP milik Bulog ” terang Asisten II (top)  

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.