1.jpg)
Keterangan Gambar : Foto Bersama Bupati kaur dengan Narasumember dari Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu
Dulu SIMDA Sekarang FMIS
Kominfo- Untuk memperkenalkan Aplikasi Simda Next-G berbasis web atau lebih dikenal dengan Financial Management Information System (FMIS), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten kaur bersama Perwakilan BPKP Provinasi bengkulu menggelar Sosialisasi Penatausahaan Aplikasi FMIS Kepada Bendahara Keuangan, Kasubag Perencanaan OPD dan Kecamatan, Kamis (12/1/2023) di Gedung serbaguna padang kempas, Kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari ini (12-13 Januari 2023), dibuka secara langsung oleh Bupati kaur H. Lismidianto, SH,. MH.
Dalm sambutannya Bupati Kaur H. Lismidianto, SH,. MH. mengatakan untuk mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan otonomi daerah, perlu diselenggarakan pengelolaan keuangan daerah secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab sesuai dengan aturan pokok yang telah ditetapkan dalam undang-undang.
Bupati juga menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan regulasi mempengaruhi kebutuhan stakeholder antara lain terbitnya Perpres 95 Tahun 2021 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik, kebutuhan data pembangunan, keuangan dan kinerja daerah tingkat nasional untuk keperluan pengambilan keputusan dan kebijakan pengawasan nasional, dan kebutuhan data nasional yang memerlukan pentingnya integrasi atau konektifitas antar aplikasi dan antar unit organisasi, maka aplikasi simda yang saat ini digunakan perlu ditingkatkan baik dari sisi teknologi maupun regulasi.
“tentunya harapan kita, pengembangan SIMDA menjadi Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah/FMIS yang dilakukan BPKP dapat terus berperan dalam kualitas akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan agar aplikasi simda terus relevan dengan perkembangan zaman” Ujar Bupati
Lanjut Bupati, dengan diadakannya kegiatan sosialisasi penatausahaan aplikasi Financial Management Information System (FMIS) yang akan disampaikan oleh narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, bertujuan agar peserta mampu memahami gambaran umum dan system reguirement modul perencanaan, memahami proses bisnis dan system reouirement penganggaran, memahami proses penatausahaan menggunakan, memahami pembuatan jurnal dan jurnal otomatis dan memahami jenis laporan menggunakan Aplikasi SIMDA-NG/FMIS
“Saya berharap agar semua peserta sosialisasi dapat mengikutinya dengan seksama dan segera melakukan tindak lanjut atas hasil sosialisasi tersebut” Pungkas Bupati
Sementara itu, Koordinator Pengawas Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu Jusup Partono, SE, M.Ak selaku narasumber saat dikonfirmasi awak media usai pembukaan kegiatan mengatakan Aplikasi yang disosialisasikan hari ini mepukana aplkiasi SIMDA yang sudah dipaklai yang merupakan versi 4, sedangkan pada 2023 aplikasi SIMDA Versi 5 atau Next –G yang lebih di kenal dengan FMIS
“Harapan kita dari BPKP seluruh peserta yang hadir berjumlah 111 orang ini tidak sekedar hadir saja tetapi benar-benar memahami dan bisa mengimplementasikan aplikasi ini” Ujar Jusup
Jusup juga mengatakan hingga tahun 2022 BPKP masih menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Versi 4, untuk 2023 Kemendagri telah mengeluarkan Aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) namun baru masuk ke tahap penganggaran, sedangkan Penatausahaan dan pelaporan belum bisa di implementasikan sehingga BPKP membackup Pemda agar pengelolaan keuangan daerah bisa tetap akuntabel , terjaga dengan baik, pelaporannya baik. (094)



1.png)

Facebook Comments