19.jpg)
Keterangan Gambar : Perwakilan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu saat menyerahkan piala kepada pemenang pada penutupan Jambore Daerah (Jamda) VII Bengkulu di Bumi Perkemahan Pitaran
Diguyur Hujan, Penutupan Jamda Bengkulu VII Berlangsung Khidmat
Bintuhan, Kominfo- Meski diguyur hujan, penutupan Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII tetap berlangsung khidmat dan penuh semangat di Bumi Perkemahan Pitaran, Desa Pengubaiana, kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur. Rabu (17/12/2025) Malam. Cuaca gerimis yang menyertai kegiatan tidak menyurutkan antusiasme ribuan peserta Pramuka dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu untuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Penutupan Jamda Bengkulu VII secara resmi dilakukan oleh Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu Helmi Hasan, SE yang diwakili oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bengkulu, Zahirman Aidi, M.TPd.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu, Dr. Hamka Sabri, M.Si, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kabupaten Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I, jajaran Forkopimda Kabupaten Kaur, serta para tamu undangan lainnya.
Selain itu, acara penutupan juga dihadiri oleh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur, Instansi vertikal, unsur perbankan, para Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka kabupaten/kota, serta tamu undangan dari Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Pasaman Barat, yang turut menyaksikan rangkaian kegiatan hingga penutupan resmi.
Dalam Arahannya Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu melalui Zahirman Aidi, M.TPd, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Jamda Bengkulu VII di Kabupaten Kaur** yang dinilainya mampu menyatukan Pramuka dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu dalam satu wadah kepramukaan
“Atas nama Kamabida Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu, kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Kaur, Kwartir Cabang 0706, serta seluruh panitia dan pihak pendukung yang telah bekerja keras menyukseskan Jamda Bengkulu VII. Pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, aman, dan mencerminkan semangat kepramukaan” ungkapnya.
Zahirman juga menyampaikan harapan agar tali silaturahmi yang telah terjalin selama pelaksanaan Jamda Bengkulu VII tidak berhenti sebagai momen sesaat, melainkan terus dilanjutkan melalui komunikasi dan kerja sama antardaerah.
“Kami berharap tali silaturahmi yang terbangun selama Jamda ini tidak berhenti sampai di sini. Justru harus terus berlanjut sebagai ruang untuk saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan mengenalkan keunggulan daerah masing-masing dalam semangat kepramukaan” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut,Zahirman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pengurus Gerakan Pramuka yang terlibat dalam pelaksanaan Jamda Bengkulu VII. Ia mengapresiasi komitmen dan semangat seluruh pihak yang tetap menjaga kualitas kegiatan meskipun berlangsung di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, panitia, dan pengurus yang terlibat. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, semangat kepramukaan tetap terjaga dan seluruh rangkaian kegiatan dapat dilaksanakan hingga tuntas” ungkapnya.
Zahirman Aidi berharap agar pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) VIII Bengkulu ke depan dapat berlangsung lebih baik, lebih tertata, dan semakin meriah, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan.
“Kami berharap Jamda VIII Bengkulu nantinya dapat diselenggarakan dengan lebih baik dan lebih meriah, namun tetap mengedepankan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan semangat kepramukaan” ujarnya.
Ditempat yang sama, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu, Dr. Hamka Sabri, M.Si, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Kaur serta jajaran Forkopimda yang telah berperan aktif menjaga kondusivitas dan keamanan selama pelaksanaan Jamda Bengkulu VII.
Hamka juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan Jamda Bengkulu VII, yang jumlahnya mencapai lebih dari 3.000 orang yang terlibat, dan dinilai telah menunjukkan semangat, kedisiplinan, serta kebersamaan yang tinggi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan jajaran Forkopimda yang telah turut menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh peserta Jamda yang jumlahnya lebih dari 3.000 orang, yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat” ujar Hamka Sabri.
Disampaikan Ketua Kwarda, bahwa dinamika, tantangan, serta berbagai penilaian yang muncul selama kegiatan kepramukaan merupakan bagian dari proses pembinaan karakter yang memang melekat dalam Gerakan Pramuka. Meski pelaksanaan Jamda Bengkulu VII sempat dibayangi kekhawatiran akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat sesuai prediksi BMKG, perencanaan yang matang dan tekad bersama seluruh pihak membuat kegiatan tetap dapat dilaksanakan hingga tuntas
Hamka mengakui, pihaknya sempat merasa pesimis dalam pelaksanaan Jamda Bengkulu VII mengingat prediksi cuaca dari BMKG yang menunjukkan kondisi kurang bersahabat sepanjang kegiatan. Namun demikian, dengan perencanaan yang telah disusun jauh hari dan tekad bersama, Jamda Bengkulu VII tetap dilaksanakan.
“Dalam kegiatan kepramukaan, penilaian positif maupun negatif adalah hal yang biasa, karena Pramuka memang ditempa untuk menghadapi situasi seperti ini. Kami sempat pesimis karena prediksi BMKG menyebutkan cuaca kurang bersahabat, tetapi karena perencanaan sudah disusun sejak lama dan dengan tekad bulat, kegiatan ini tetap kami laksanakan,” ujarnya.
Sementara Wakil Bupati Kaur yang juga menjabat sebagai Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kabupaten Kaur, Abdul Hamid, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, serta pihak pendukung yang telah berperan aktif menyukseskan pelaksanaan Jamda Bengkulu VII di Kabupaten Kaur.
“Alhamdulillah, meskipun diguyur hujan, seluruh rangkaian kegiatan Jamda Bengkulu VII dapat berjalan dengan lancar dan khidmat. Ini menunjukkan semangat kepramukaan, kebersamaan, dan kedisiplinan yang luar biasa dari seluruh peserta” ujarnya.
Disampaikan Keta Kwarcab, bahwa Jambore Daerah (Jamda) tidak hanya menjadi ajang pertemuan Pramuka semata, tetapi juga merupakan wahana strategis pembinaan karakter generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045, melalui penanaman nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan persaudaraan antardaerah.
“Kami berharap nilai-nilai kepramukaan yang diperoleh selama Jamda ini dapat menjadi bekal berharga bagi adik-adik Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Penutupan Jamda Bengkulu VII diakhiri dengan pengumuman peserta dan kegiatan terbaik, serta penyerahan simbolis cinderamata. (top)



1.png)

Facebook Comments