Dibuka Waka Binamuda Kwarnas, Kaur Tunjukkan Kesiapan Sebagai Tuan Rumah Jambore Daerah Bengkulu VII
Bintuhan, Kominfo- Jambore Daerah (Jamda) Bengkulu VII resmi dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Sigit Muryono, M.Pd., Kons di Bumi Perkemahan (Buper) Pitaran, Kabupaten Kaur, Sabtu (13/12/2025). Pembukaan ditandai dengan pemukulan dol dan pengibaran bendera Jamda Bengkulu VII.
Kegiatan kepramukaan tingkat Provinsi ini diikuti oleh ribuan peserta Pramuka dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu. Pembukaan Jamda Bengkulu VII turut dihadiri Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Drs. Khairil Anwar, Msi yaang mewakili Gubernur Bengkulu selaku ketua Majelis Pembimbing Daerah, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka 07 Provinsi Bengkulu Drs. H. Hamka Sabri, M.Si, Bupati Kaur Gusril Pasi, S.Sos, MAP selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kaur, Wakil Bupati kaur Abdul hamid, S.PdI selaku Ketua Ketua Kwartir Cabang(Kwarda) Gerakan Pramuka 0706 Kaur, beserta jajaran Forkiopimda, Ketua Kwartir Cabang Kabupaten/Kota, Kepala OPD, serta para pembina dan pendamping peserta.
Kepada Sejumlah awak media usai Upacara Pembukaan, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Dr. Sigit Muryono, M.Pd., Kons mengaku terkesan dengan pelaksanaan Jambore Daerah Bengkulu VII di Kabupaten Kaur. Menurutnya, suasana kebersamaan dan semangat kepramukaan yang ditampilkan dalam kegiatan ini membuatnya serasa pulang kampung.
“Saya sangat terkesan dengan pelaksanaan Jamda Bengkulu VII ini. Kegiatan ini membawa saya bernostalgia dan serasa pulang kampung, karena pada Jamda pertama saya juga pernah terlibat langsung, yakni di Kabupaten Bengkulu Utara” ujarnya.
Kak Sigit Muryono menambahkan bahwa Jamda Bengkulu VII menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat serta kesiapan panitia dan tuan rumah dalam menyelenggarakan kegiatan kepramukaan berskala provinsi.
Menurutnya, pelaksanaan Jambore Daerah Bengkulu VII di Kabupaten Kaur sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata daerah. Terlebih, Kwartir Cabang 0706 Kaur sebagai tuan rumah dinilai mampu memanfaatkan lokasi kegiatan yang berada di kawasan wisata pantai, seperti Pantai Tawar dan Batu Karang, sebagai daya tarik tersendiri.
“Jamda Bengkulu VII ini tidak hanya sukses dari sisi kegiatan kepramukaan, tetapi juga menjadi sarana promosi pariwisata. Lokasi Bumi Perkemahan yang berada di kawasan wisata pantai memberikan nilai tambah dan pengalaman berbeda bagi para peserta” ujarnya.
Kak Sigit Muryono menilai pemilihan lokasi tersebut sangat tepat karena mampu menggabungkan kegiatan pembinaan Pramuka dengan potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Kaur.
Ditambahkanya, pelaksanaan Jambore Daerah Bengkulu VII di Kabupaten Kaur tidak hanya berdampak positif bagi pembinaan kepramukaan, tetapi juga dapat menjadi ajang promosi pariwisata daerah. Sebagai tuan rumah, Kwartir Cabang 0706 Kaur dinilai mampu memanfaatkan lokasi Bumi Perkemahan yang berada di kawasan wisata Pantai Tawar dan Batu Karang.
“Kegiatan ini berpotensi memberikan dampak ekonomi, khususnya terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pariwisata. Kehadiran ribuan peserta dan tamu tentunya turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar” ujarnya.
Lanjutnya, apabila sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pariwisata, mengalami peningkatan sebagai dampak dari pelaksanaan Jamda Bengkulu VII, maka Gerakan Pramuka tentu akan mendapatkan perhatian dan dukungan yang lebih besar dari Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabincab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur.
“Ketika kegiatan kepramukaan mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah, baik dari sisi pembinaan generasi muda maupun dampak ekonomi, tentu Gerakan Pramuka akan semakin diperhatikan dan didukung dalam program-program ke depan” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda (Waka Binamuda) Kwartir Nasional Gerakan Pramuka juga menegaskan bahwa jambore memiliki makna strategis bagi masa depan bangsa.
“Jambore bukan sekadar kegiatan seremonial atau pesta, melainkan menjadi wadah persemaian calon generasi penerus yang akan menggantikan kita sebagai pemimpin bangsa dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Oleh karena itu, pembinaan karakter, kepemimpinan, dan nasionalisme harus benar-benar ditanamkan sejak dini melalui kegiatan kepramukaan” tegasnya.
Dalam pertemuan yang dinilainya luar biasa tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kaur, Kwartir Cabang 0706 Kaur, serta seluruh panitia dan pihak terkait atas suksesnya penyelenggaraan Jambore Daerah Bengkulu VII.
Dirinya berharap capaian positif ini dapat menjadi inspirasi, sehingga pelaksanaan Jambore Daerah Bengkulu VIII mendatang dapat kembali terselenggara dengan meriah, berkualitas, dan penuh semangat kebersamaan.
Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos, MAP selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur menyampaikan bahwa Jamda Bengkulu VII yang telah dibuka ini merupakan momentum strategis dalam pembinaan karakter generasi muda.
“Jambore Daerah ini bukan hanya ajang perkemahan, tetapi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kebersamaan bagi Pramuka. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan” ujarnya.
Bupati juga menegaskan dukungan penuh Kamabicab terhadap pelaksanaan Jamda Bengkulu VII di Kabupaten Kaur.
“Sebagai tuan rumah, kami berkomitmen mendukung sepenuhnya pelaksanaan Jamda Bengkulu VII. Sinergi antara pemerintah daerah, Kwartir Cabang, pembina, serta masyarakat menjadi kunci utama agar kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses” tambahnya.
Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabincab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kaur sebagai tuan rumah memiliki beragam potensi pariwisata yang menarik.
“Kabupaten Kaur memiliki kekayaan pariwisata yang cukup lengkap, mulai dari kawasan pantai yang menjadi lokasi pelaksanaan Jamda Bengkulu VII hingga berbagai destinasi alam lainnya. Selain itu, Kaur juga memiliki kuliner khas seperti sate gurita yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu dan peserta” ujarnya.
Bupati berharap para peserta Jamda Bengkulu VII tidak hanya mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat potensi pariwisata dan kekayaan kuliner daerah Kabupaten Kaur juga dapat pulang membawa pengalaman dan pelajaran berharga.
“Kami berharap seluruh kontingen yang mengikuti Jamda Bengkulu VII dapat kembali ke daerah masing-masing dengan membawa pelajaran, pengalaman, serta nilai-nilai positif yang bermanfaat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Kaur dan keluarga besar Gerakan Pramuka Kaur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kontingen yang telah berpartisipasi dan turut menyukseskan kegiatan ini” tutupnya. (top)
20.jpg)



1.png)

Facebook Comments