Bupati : TPAKD Harus Dapat Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Keterangan Gambar : Foto Bersama usai pengukuhan TPAKD (Foto Anugra Prokopim)


Kominfo- Bupati Kaur H. Lismidianto, SH, MH mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabuaten Kaur, Senin (13/11/2023), di aula lantai tiga setda kaur, turut hadir dalam kegiatan tersebut  Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Tito Adji Sisawantoro, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Darjana, Sekda Kaur Dr. Drs. Ersan Syahfiri,MSi, jajaran Forkopimda, para asienten dan kepala OPD

Bupati Kaur usai melantik TPAKD dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kantor OJK Provinsi Bengkulu yang telah aktif mendorong peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Provinsi Bengkulu dengan berbagai program dan kegiatan yang telah diluncurkan sejak ojk ada di Provinsi Bengkulu hingga hari ini.

Dikatakan Bupati Percepatan Akses Keuangan di Daerah menjadi sangat penting dan perlu mendapat prioritas serta perhatian bersama, Karena dengan terbukanya akses keuangan bagi masyarakat di daerah maka diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata, lebih partisipatif dan lebih inklusif dengan harapan bisa sejalan dengan keinginan Pemerintah untuk memperkuat ekonomi daerah dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

“Program percepatan akses keuangan di daerah perlu menjadi prioritas. Seluruh elemen di daerah, mulai dari Pemerintah Daerah, Industri Keuangan Daerah, dan instansi terkait lainnya diharapkan dapat mencari terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih efektif  dan memanfaatkan sumber dana yang ada untuk mendukung kegiatan yang produktif” Ujar Bupati

Bupati menuturkan keberadaan TPAKD ini merupakan salah satu implementasi dari arah kebijakan Pusat dalam mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia, Sebagaimana diketahui bahwa akses keuangan merupakan hak dasar bagi seluruh masyarakat dan memiliki peran penting dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Berdasarkan hasil survei Literasi dan Inklusi Keuangan yang dilaksanakan OJK Pada tahun 2019, diperoleh data tingkat Inklusi Keuangan Nasional sebesar 76,19%. Hal ini telah melebihi dari target yang ditetapkan oleh Pemerintah. Tahun ini dan seterusnya, Pemerintah akan meningkatkan target literasi dan inklusi keuangan” papar Bupati

Lanjut Bupati, TPKAD telah menjadi bagian penting dan strategis dari upaya pemenuhan target tersebut, terutama dalam mendorong akses keuangan masyarakat di daerah.

“saya minta seluruh elemen Tim TPAKD Kabupaten Kaur dengan sungguh-sungguh dapat mendukung program di Kabupaten Kaur yang Bersih , Sejahtera,Energik dan Religius” Pungkas Bupati

Terpisah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu Tito Adji Sisawantoro mengatakan pengukuhan TPAKD yang dilaksanakan hari ini merupakan Kabupaten ke sembilan dan telah diukukuhkan oleh Bupati kaur langsung

“setelah di kukuhkan nanti TPAKD tinggal membuat program-program yang terkait dengan akses keuangan bagi masyarakat kabupaten kaur” Ujar Tito

Untuk programnya sendiri, Tito mengaku akan ada berbagai macam, dan disinergikan dengan lembaga jasa keuangan  seperti  pembiayaan untuk petani, pembiayaan untuk UMKM yang nantinya juga akan dilakukan sosialisi dengan lembaga keuangan baik itu perbankan dan non perbankan

“untuk kegiatan TPKAD Kabupaten Kaur nantinya juga akan dipantau oleh Biro Keuangan Pemprov Bengkulu“ Ujar Tito (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.