ATR/BPN Kaur Targetkan PTSL 525 Bidang dan Redistribusi  Tanah 200 Bidang Tuntas di 2025

Keterangan Gambar : Foto bersama peserta rapat Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2025


Kominfo- Mewakili Bupati Kaur, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kaur Lianto, SP, menghadiri Rapat Persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Kaur Tahun Anggaran 2025, Kamis (24/4/2025) di aula Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Kaur

Dalam arahanya asisten II mengatakan dengan adanya Perpres Nomor 62 Tahun 2023 Tentang Percepatan Reforma Agraria yang memberi arah yang lebih konkrit tentang pelaksanaan Reforma Agraria. Ini merupakan agenda dalam mewujudkan keadilan dalam penyelesaian ketimpangan penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah.

“Reforma Agraria dimaknai sebagai penataan aset dan penataan akses. Penataan aset dalam hal ini adalah pada pemberian rekomendasi dan seterusnya akan ditindak lanjuti menjadi tanda bukti kepemilikan atas tanahnya. Sedangkan penataan akses adalah penyediaan dukungan atau sarana-prasarana dalam bentuk penyediaan infrastruktur, dukungan pasar, permodalan, teknologi,dan pendampingan atau pemberdayaan lainnya sehingga subyek masyarakat dapat mengembangkan kapasitasnya” Ungkap Asisten II

Dikatakan Asisten II, Skema reforma agraria harus ada kesinambungan antara aset dan akses. Sehingga, nilai manfaatnya benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.sesuai dengan Program Kerja Pemerintah Presiden Prabowo Subiyanto yang dirumuskan dalam Asta Cita salah satunya menyebutkan Cita ke-6 yaitu "Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan" yang dituangkan dalam Rancangan Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

“tujuan Reforma Agraria adalah mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah dalam rangka menciptakan keadilan, menangani sengketa dan konflik agraria, menciptakan sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis agraria melalui pengaturan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, d. menciptakan lapangan kerja untukmengurangikemiskinan dan memperbaiki akses masyarakat kepada sumber ekonomi” Ujar Asisten II

Dalam kesempatan ntersebut asisten juga mengatakan bahwa  pelaksanaan rapat persiapan Gugus Tugas Reforma Agraria kabupaten kaur yang dilaksanakan pada hari ini diharapkan dapat memberikan rencana dan Program untuk Kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria tahun 2025.

“Saya harapkan pada kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria ini dapat menjadi perhatian dari seluruh pemangku kepentingan, stockholder, maupun masyarakat untuk dilakukan kolaborasi (bekerja sama) dalam pelaksanaan kegiatan ini” Ujarnya

Ia juga menyampaikan dengan terciptanya Kerjasama serta kolaborasi Kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah, stakeholders, maupun masyarakat, diharapkan dapat memberikan dampak baik guna menjamin strategi untuk pembangunan Kabupaten Kaur. Dan tentunya Pemerintah Kabupaten Kaur mendukung penuh kegiatan Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Kaur.

Sementara itu, Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Kaur Sungatman, S.ST mengatakan pada tahun 2025, ATR/BPN kabuoaten Kaur menargetkan menuntaskan program PTSL 525 Bidang dan program redistribusi  tanah sebanyak  200 Bidang

“Untuk program PTSL dan Redis tahun ini kembali ada. Tetapi jumlahnya sangat sedikit apabila dibandingkan tahun sebelumnya. PTSL 525 persil dan Redis 200 persil. Sedangkan tahun 2024 PTSL 2.750 Bidang dan Redis sebanyak 500 Bidang” ungkapnya

“Untuk Program PTSL dan Redis tahun 2025 ini jumlahnya lebih sedikt dibandingtahun sebelumnya, dimana pada tahun 2024 PTSL ada 2.750 Bidang tanah sedangkan Program Redis ada 500 Bidang tanah” ungkapnya

Sungatman menuturkan pada 2025 ini program PTSL akan dilaksanakan di lima desq diantarnya desa Ulak Lebar Kecamatan Muara Sahung, Desa Kedataran dan Suka Menanti Kecamatan Maje. Desa Siring Agung dan Talang Tais Kecamatan Kelam Tengah. Namun untuk lokusnya masih belum ditentukan

“Untuk program Redis yang jumlahnya 200 Bidang akan difokuskan ke Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje dan akan dilaksanakan awal Bulan Mei 2025, seluruh program ini gratis, makanya sangat butuh dukungan dari berbagai pihak” Pungkasnya (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.