Turnamen Voli Maje-Nasal Cup 2026 Banjir Antusiasme, Wabup Tutup di Partai Final

Keterangan Gambar : foto bersama panitia dan tim voli yang berlaga di partai final


MAJE, Kominfo – Turnamen bola voli Maje-Nasal Cup 2026 Laskar Maje yang digelar selama tiga hari dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi ditutup Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, SPdI, pada Rabu sore (12/8/2026).

Penutupan berlangsung di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, setelah rangkaian pertandingan memasuki partai final. Turnamen yang digelar untuk pertama kalinya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi wadah bagi para pencinta bola voli untuk berolahraga, berkompetisi sekaligus mempererat silaturahmi.

Selama pelaksanaan, panitia menggunakan tiga lapangan yang berada di Desa Tanjung Beringin. Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan berbagai pihak, terutama Pemerintah Desa Tanjung Beringin yang turut memberikan dukungan dan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan turnamen.

Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid mengatakan kehadiran Pemerintah Kabupaten Kaur dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang diinisiasi masyarakat.

“Ini merupakan kegiatan kita semua, khususnya para pencinta bola voli untuk berprestasi. Pemerintah daerah hadir sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat” ujar Abdul Hamid.

Ia mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan pertandingan semata-mata sebagai ajang mengejar kemenangan. Menurutnya, kalah dan menang merupakan bagian dari kompetisi, sedangkan kebersamaan dan silaturahmi harus tetap dijaga.

“Dengan adanya kegiatan ini kita memiliki kesempatan untuk berkumpul dan bersilaturahmi. Kalah dan menang adalah hal biasa. Gesekan dalam pertandingan juga merupakan hal yang lumrah, tetapi jangan sampai berlarut-larut” katanya.

Abdul Hamid mengajak seluruh peserta menjadikan Maje-Nasal Cup sebagai wadah menyalurkan hobi sekaligus mengembangkan potensi olahraga, khususnya bola voli.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan menyalurkan hobi bermain voli. Mudah-mudahan dari kegiatan seperti ini lahir atlet-atlet bola voli Kabupaten Kaur yang mampu berprestasi dan mengharumkan nama daerah” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan olahraga yang digerakkan masyarakat tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan dan prestasi, tetapi juga mampu memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hamid juga menyampaikan permohonan maaf Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., MAP yang belum dapat hadir secara langsung dalam penutupan turnamen.

Bupati bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah kepala OPD sedang menjalankan agenda kedinasan di Batam untuk menghadiri kegiatan kementerian dalam rangka pemberian penghargaan kepada daerah berprestasi.

“Bapak Bupati menitipkan salam kepada adik sanak semuanya. Beliau menyampaikan permohonan maaf karena hari ini belum bisa hadir bersama kita karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Batam” ujar Abdul Hamid.

Ia menjelaskan, kehadiran kepala daerah dalam agenda tersebut penting karena penghargaan yang diberikan pemerintah pusat dapat berkaitan dengan pemberian insentif fiskal kepada daerah.

“Mudah-mudahan Kabupaten Kaur bisa mendapatkan prestasi, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan. Kalau kita mendapatkan prestasi tetapi kepala daerah tidak hadir, insentif fiskal bisa dialihkan kepada daerah lain. Karena itu, Bapak Bupati bersama Sekda dan kepala OPD harus hadir memenuhi agenda tersebut” jelasnya.

Meski tidak dapat hadir, Bupati Kaur tetap memberikan perhatian terhadap pelaksanaan turnamen. Sebagai bentuk apresiasi, para pemenang mulai dari juara pertama, kedua, ketiga hingga juara harapan satu nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk diundang langsung oleh Bupati Kaur.

Abdul Hamid berharap apresiasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pemain untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.

“Ini merupakan wadah untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Mudah-mudahan dari kegiatan seperti ini lahir atlet-atlet bola voli Kabupaten Kaur yang mampu mengharumkan nama daerah” katanya.

Ketua Panitia Maje-Nasal Cup 2026 Laskar Maje, Mulfen Suryadi, SH., mengatakan kegiatan tersebut merupakan penyelenggaraan perdana.

Meski baru pertama kali digelar, antusiasme masyarakat dan peserta cukup tinggi. Kondisi tersebut menjadi dorongan bagi panitia untuk menjadikan turnamen sebagai kegiatan yang berkelanjutan.

“Ini merupakan tahun pertama. Melihat antusiasme masyarakat yang cukup tinggi, mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus digulirkan untuk tahun selanjutnya” kata Mulfen.

Ia mengatakan, pada penyelenggaraan berikutnya lokasi pertandingan dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal tersebut dilakukan agar kegiatan olahraga semakin menjangkau masyarakat sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi para pencinta bola voli untuk berolahraga dan berprestasi.

“Lokasi pelaksanaan nantinya bisa berpindah-pindah. Dengan begitu, kegiatan ini dapat menggiatkan olahraga sekaligus memberikan kesempatan kepada para pencinta bola voli untuk menyalurkan hobi dan meningkatkan prestasi” ujarnya.

Mulfen juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tanjung Beringin yang telah memberikan dukungan serta menyediakan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan turnamen.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kompetisi, tetapi juga mampu menggerakkan minat masyarakat untuk berolahraga, memperkuat silaturahmi dan membuka jalan bagi lahirnya atlet-atlet bola voli berprestasi dari Kabupaten Kaur.

Di sisi lain, pelaksanaan Maje-Nasal Cup 2026 juga dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Ramainya peserta dan penonton selama turnamen turut membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk mendapatkan tambahan penghasilan. Warga memanfaatkan keramaian kegiatan dengan menjual makanan, minuman dan berbagai kebutuhan lainnya di sekitar lokasi pertandingan.

Dengan demikian, turnamen olahraga tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi dan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga ikut menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Mulfen mengatakan, keberhasilan pelaksanaan turnamen tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kaur, Pemerintah Desa Tanjung Beringin, Laskar Maje, panitia, peserta hingga masyarakat Kecamatan Maje dan Nasal.

Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dipertahankan sehingga Maje-Nasal Cup dapat berkembang menjadi agenda olahraga tahunan yang semakin besar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.