Reses di Kaur, Erna Sari Dewi Serap Aspirasi dan Tinjau Pembangunan Pengaman Pantai Pasar Lama

Keterangan Gambar : Foto bersama usai peninjauan pembanguna pemnagan pantai di desa pasar lama


BINTUHAN, Kominfo – Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bengkulu, Hj. Erna Sari Dewi, S.E., M.H., memastikan pembangunan Bangunan Pengaman Pantai Kritis di Desa Pasar Lama, Kabupaten Kaur, berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung lokasi pembangunan dalam agenda reses, Kamis (30/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Erna didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII melalui Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) PJSA Sumatera VII Provinsi Bengkulu, pemerintah daerah, serta perangkat desa setempat.

Pembangunan pengaman pantai di Kabupaten Kaur merupakan program pemerintah pusat yang dilaksanakan secara bertahap. Pada 2025, bangunan pengaman pantai telah dibangun sepanjang 570 meter di kawasan Pantai Pasar Lama. Sementara pada 2026, pembangunan dilanjutkan sepanjang 240 meter hingga kawasan Desa Kepala Pasar dengan alokasi anggaran mencapai Rp14,6 miliar.

Erna mengatakan, kunjungannya ke Kabupaten Kaur merupakan bagian dari pelaksanaan tugas konstitusional DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari APBN.

"Kunjungan ini merupakan tugas konstitusi kami untuk melakukan pengawasan. Kami ingin memastikan pembangunan bangunan pengaman pantai di Kabupaten Kaur berjalan sesuai mekanisme, tepat sasaran, dan memiliki kualitas yang baik sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat" ujar Erna kepada awak media.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, perumahan rakyat, pembangunan daerah tertinggal, dan meteorologi, Erna menilai pembangunan pengaman pantai merupakan salah satu infrastruktur strategis untuk melindungi masyarakat dari ancaman abrasi yang selama ini menggerus kawasan pesisir Kabupaten Kaur.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ia menilai pekerjaan yang sedang berlangsung telah memenuhi standar yang ditetapkan.

"Dari hasil pemantauan kami, pelaksanaan pembangunan pengaman pantai ini dapat dikatakan sudah cukup baik. Pekerjaannya berjalan sesuai spesifikasi teknis dan aturan yang telah ditetapkan. Kami berharap kualitas pekerjaan ini terus dijaga hingga proyek selesai sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat" katanya.

Menurut Erna, Kabupaten Kaur yang memiliki garis pantai cukup panjang masih membutuhkan pembangunan pengaman pantai secara bertahap. Oleh karena itu, ia memastikan akan terus mengawal program tersebut agar dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Selain pembangunan pengaman pantai, Erna juga berharap pemerintah pusat dapat merealisasikan pembangunan double jetty di kawasan muara sungai. Infrastruktur berupa dua bangunan jetty di kedua sisi muara tersebut dinilai penting untuk mengendalikan sedimentasi, mengurangi abrasi, serta menjaga stabilitas alur sungai.

"Harapan kita ke depan tidak hanya membangun pengaman pantai, tetapi juga dapat dilengkapi dengan pembangunan double jetty. Infrastruktur ini sangat penting untuk melindungi kawasan pesisir, mengamankan masyarakat, menjaga aset-aset negara, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha di kawasan pantai" ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan pengaman pantai merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Pembangunan ini adalah bentuk nyata hadirnya negara di tengah masyarakat. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, menjamin rasa aman, serta menjaga kehidupan dan mata pencaharian masyarakat pesisir. Karena itu saya mengajak pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat bersama-sama menjaga bangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang" tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kaur, Dr. Nasrur Rahman, S.Hut., M.Si., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Erna Sari Dewi dalam memperjuangkan pembangunan di Provinsi Bengkulu, khususnya Kabupaten Kaur.

Menurut Nasrur, pembangunan pengaman pantai merupakan salah satu bukti nyata hasil perjuangan Anggota Komisi V DPR RI tersebut. Namun, ia berharap dukungan pemerintah pusat tidak berhenti sampai di situ.

"Kami sangat bersyukur atas kehadiran Ibu Hj. Erna Sari Dewi di Kabupaten Kaur. Beliau tidak hanya datang untuk melakukan pengawasan, tetapi juga terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Kaur di tingkat pusat. Pembangunan pengaman pantai ini merupakan salah satu buktinya" kata Nasrur.

Ia berharap ke depan semakin banyak program pembangunan yang dapat direalisasikan di Kabupaten Kaur, mulai dari pembangunan jalan melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, program bedah rumah, pembangunan infrastruktur permukiman, hingga program strategis lainnya.

"Mewakili Pemerintah Kabupaten Kaur dan segenap masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Erna Sari Dewi yang selama ini terus memberikan perhatian dan kontribusinya bagi Kabupaten Kaur. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga semakin banyak program pembangunan dari pemerintah pusat yang dapat direalisasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat" ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Pasar Lama, Helva Ariani, mengaku bersyukur atas pembangunan pengaman pantai di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan bangunan tersebut telah memberikan rasa aman bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ancaman abrasi dan gelombang pasang.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dibangunnya pengaman pantai di Desa Pasar Lama. Sebelumnya masyarakat selalu waswas setiap kali musim gelombang tinggi karena air laut bisa mendekati permukiman. Kini masyarakat merasa lebih aman karena bangunan ini mampu menahan terjangan ombak" ujarnya.

Helva berharap pembangunan pengaman pantai dapat terus dilanjutkan hingga seluruh kawasan pesisir yang rawan abrasi di Kabupaten Kaur terlindungi. Menurutnya, selain menjaga keselamatan masyarakat, keberadaan infrastruktur tersebut juga akan melindungi aset negara serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan dan pelaku usaha. (top)

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.