Deteksi Dini Kesehatan, Dinkes Kaur Sasar ASN Lewat Cek Kesehatan Gratis
BINTUHAN, Kominfo – Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Dinas Kesehatan terus memperluas pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat. Kali ini, layanan CKG menyasar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur dan dilaksanakan di halaman Sekretariat Daerah (Setda), Jumat (31/7/2026).
Pelaksanaan CKG dilakukan usai kegiatan senam bersama Pemkab Kaur. Sejumlah ASN memanfaatkan layanan tersebut untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Dalam kegiatan itu, layanan juga dimanfaatkan oleh dosen Universitas Bengkulu (Unib) serta mahasiswa yang berada di lingkungan Setda Kaur.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sipta Miarip, S.E., mengatakan CKG menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong masyarakat, termasuk ASN, agar lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin.
"Hari ini sasaran kita adalah ASN. Kebetulan ada juga dosen Universitas Bengkulu dan mahasiswa yang ikut memanfaatkan layanan CKG. Ini bagian dari upaya kita mendorong kesadaran untuk mengetahui kondisi kesehatan melalui pemeriksaan secara rutin" ujar Septa.
Menurutnya, pelaksanaan CKG diawali dengan pengisian dan penginputan data peserta. Tahapan tersebut dilakukan untuk mendukung proses screening mandiri, sekaligus mencatat identitas peserta, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data diri lainnya.
Peserta juga diminta mengisi riwayat kesehatan awal sebelum menjalani pemeriksaan fisik oleh petugas medis. Data tersebut menjadi informasi awal bagi tenaga kesehatan dalam melihat kondisi dan faktor risiko kesehatan peserta.
"Jadi sebelum pemeriksaan dilakukan, peserta terlebih dahulu melakukan pengisian data dan riwayat kesehatan. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan oleh petugas. Data awal ini penting untuk membantu tenaga kesehatan melihat kondisi peserta secara lebih menyeluruh" kata Sipta.
Sipta menjelaskan, pemeriksaan dalam program CKG mencakup sejumlah pemeriksaan dasar, antara lain tekanan darah, gula darah, kolesterol, berat badan, serta pemeriksaan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan.
"Dari pemeriksaan ini kita bisa mengetahui kondisi kesehatan seseorang lebih awal. Apabila ditemukan indikasi atau kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka akan dilakukan konsultasi dengan tenaga kesehatan dan jika diperlukan akan diarahkan untuk mendapatkan rujukan" ujarnya.
Ia menekankan pentingnya deteksi dini agar faktor risiko maupun gangguan kesehatan dapat diketahui sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
"Harapan kita masyarakat semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan itu penting. Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan. Dengan deteksi dini, apabila ada faktor risiko atau masalah kesehatan, bisa segera ditindaklanjuti" katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur tidak hanya melaksanakan CKG di lingkungan pemerintahan. Layanan tersebut juga terus diperluas ke berbagai kelompok masyarakat melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan lokasi kegiatan tertentu.
"Untuk masyarakat, kita juga sudah melaksanakan CKG di Sekolah Rakyat Terintegrasi atau SRT 1 Kaur. Kemudian siang ini pelayanan juga kita laksanakan di Desa Padang Petron. Jadi pelaksanaannya terus kita perluas agar masyarakat semakin mudah mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan" ujar Sipta.
Menurutnya, perluasan layanan CKG merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Masyarakat diharapkan tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami sakit, tetapi mulai membangun kebiasaan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Dengan pelaksanaan CKG yang semakin luas, Sipta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini terus meningkat. Hasil pemeriksaan juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk melakukan tindak lanjut, baik melalui konsultasi maupun rujukan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. (top)
18.jpg)



1.png)

Facebook Comments